Akses Tanjung Priok Jadi Jalan Tol Ramah Lingkungan

Fabiola Febrinastri

Senin, 17 April 2017 | 11:17 WIB
Akses Tanjung Priok Jadi Jalan Tol Ramah Lingkungan
Akses Tanjung Priok jadi jalan tol ramah lingkungan. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Jalan tol Tanjung Priok (ATP) dibangun sebagai infrastruktur yang ramah lingkungan. Hal tersebut salah satunya diwujudkan dengan keberadaan peredam suara (sound barrier), sehingga tidak mengakibatkan kebisingan saat kendaraan melintas.
 
“Jalan ini dilengkapi sound barrier, sehingga meskipun di sebelah ada rumah sakit, insya Allah tidak terganggu,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, dalam peresmian jalan tol sepanjang 11,4 km tersebut, di depan Presiden Joko Widodo, Sabtu (15/4/2017).
 
Arie mengatakan, jalan tol ATP ini menyediakan akses intermoda darat, laut, dan kereta api langsung menuju ke dan dari Pelabuhan Tanjung Priok. Jalan tol yang dibangun dengan dana pinjaman pemerintah Jepang senilai Rp 4,1 triliun tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan infrastruktur untuk kawasan Jakarta dan sekitarnya.
 
“Ruas tol ini sekaligus merupakan realisasi dari target pembangunan jalan tol sepanjang 1.800 km hingga 2019. Jalan tol ini merupakan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Perpres No. 3 Tahun 2016 di era Kabinet Kerja,” sambung Arie.

Pengoperasian Diharapkan Dapat Tingkatkan Daya Saing
Presiden Jokowi, dalam sambutannya mengatakan, pengoperasian jalan tol ATP ini diharapkan dapat mempercepat dan memperlancar keluar masuknya kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama Indonesia. Pengoperasian juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia.
 
“Sekitar 3.600 kontainer akan lalu lalang di jalan tol ini. Dengan adanya tol akses Tanjung Priok ini, kecepatan keluar masuk pelabuhan kontainer dapat ditingkatkan. Artinya, kapal-kapal peti kemas bisa dilayani dengan baik,” sebut Jokowi.
 
Proses perencanaan jalan tol dimulai awal 2000 dan dilanjutkan dengan  pembangunan pada 2008. Selama pelaksanaannya, proses pembangunan sempat terkendala oleh sulitnya pembebasan lahan  dan kualitas beton yang belum sesuai dengan rencana pembebanan.
 
Dalam pengerjaannya, tol ini dibagi dalam lima seksi, yaitu (i) Seksi E1 (3,40 km), (ii) Seksi E-2 (2,74 km), (iii) Seksi E2A (1,92 km), (iv) Seksi NS-Link (2,24 km), dan (v) Seksi NS-Direct Ramp (1.10 km). Seksi E1 merupakan penghubung jalan tol ATP dengan JORR.


 
Saat ini sedang dilakukan proses penetapan operator dan penetapan tarif integrasi dua ruas tol, yakni JORR dan akses Tanjung Priok. Untuk sementara, pengoperasian jalan tol ATP akan dilaksanakan oleh PT. Jasa Marga dan PT Citra Marga Nusaphala Persada hingga penetapan definitif melalui Keputusan Menteri PUPR.
 
“Setelah diresmikan oleh presiden pada Sabtu, 15 April 2017, ruas tol ini akan dapat dioperasikan walau belum diberlakukan tarif resmi,” terang Dirjen Bina Marga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengoperasian Jalan Tol Akses Tanjung Priok

Pengoperasian Jalan Tol Akses Tanjung Priok

Foto | Sabtu, 15 April 2017 | 19:54 WIB

Pemerintah akan Hubungkan Tol Tanjung Priok Dengan Tol Dalam Kota

Pemerintah akan Hubungkan Tol Tanjung Priok Dengan Tol Dalam Kota

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 16:52 WIB

Terkini

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

×