Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat

Tomi Tresnady

Sabtu, 29 April 2017 | 02:19 WIB
Penemuan Bilik Rahasia Bikin Kepala Polisi Dipecat
Seorang polisi di menjaga pusat bisnis di Manila, Filipina, 14 April 2017. [shutterstock]

Suara.com - Kepolisian Filipina memecat seorang kepala sebuah kantor kepolisian di Manila, pada Jumat (28/4/2017), serta meluncurkan penyelidikan terkait penemuan bilik rahasia, yang secara ilegal digunakan untuk menahan tanpa dakwaan para tersangka penjahat narkoba.

Penemuan bilik tersebut akan semakin mempertanyakan kinerja Kepolisian Nasional Filipina (PNP).

PNP saat ini menuai kecaman terkait serangkaian dugaan penyelewengan kekuasaan dalam perang terhadap narkoba yang dilancarkan Presiden Rodrigo Duterte.

Komisi Hak-hak Asasi Manusia (CHR) mengatakan, pihaknya pada Kamis larut malam mendatangi kantor polisi tersebut di distrik Tondo, Manila, yang menjadi wilayah pembunuhan terkait perang terhadap narkoba.

Komisi itu mengatakan mereka menemukan 12 orang berdesakan di sebuah ruangan sempit, gelap dan tanpa jendela. Pintu masuk ke ruangan it ditutup dengan sebuah lemari kayu.

Orang-orang yang berada di ruangan itu telah ditahan selama setidaknya satu minggu tanpa dikenai dakwaan. Komisi mengatakan polisi berupaya memeras uang dari orang-orang tersebut dengan nilai berkisar antara 20.000 hingga 200.000 peso (sekitar Rp5,3 juta hingga Rp53 juta), kata pengacra Jacqueline de Guia, yang menjadi juru bicara CHR.

Beberapa tahanan juga menyatakan mereka disiksa, kata de Guia.

Ia mengatakan komisi sedang menyelidiki soal apakah kepolisian akan dikenai tuntutan hukum.

Kepala kepolisian wilayah, Oscar Albayalde, mengatakan kepala kantor polisi Tondo telah dipecat dan penyelidikan sedang dilakukan.

baca juga

Ia menyatakan terima kasih kepada CHR dan mengatakan bahwa penemuan bilik rahasia tersebut "membuka mata".

"Kami jamin bahwa kami berniat melakukan yang terbaik bagi masyarakat dan kami tidak akan membiarkan tindakan ilegal apa pun yang dilakukan oleh para polisi kami," kata Albayalde melalui pernyataan.

Juru bicara kepresiden, Ernesto Abella, memuji kepolisian karena bertindak tegas dengan memecat kepala kantor polisi tersebut.

Sejak Presiden Duterte meluncurkan kampanye memerangi penjabat narkoba 10 bulan lalu, sudah ribuan warga Filipinan yang terbunuh.

Kepolisian mengatakan pihaknya hanya membunuh karena membela diri dan bahwa para penyelundup dan pemakai narkoba dibunuh oleh pihak-pihak yang main hakim sendiri atau kelompok-kelompok penjahat yang bertujuan membungkam para pemberi informasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertolak ke Filipina, Ini Misi yang Dibawa Jokowi

Bertolak ke Filipina, Ini Misi yang Dibawa Jokowi

News | Jum'at, 28 April 2017 | 11:37 WIB

Guru Secantik dan Se-hot Ini Ternyata Punya Sisi 'Liar'

Guru Secantik dan Se-hot Ini Ternyata Punya Sisi 'Liar'

Entertainment | Minggu, 23 April 2017 | 19:31 WIB

Kronologis Penembakan Polisi Paris oleh ISIS

Kronologis Penembakan Polisi Paris oleh ISIS

News | Jum'at, 21 April 2017 | 14:52 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Terhadap Serangan ke Polisi di Paris

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Terhadap Serangan ke Polisi di Paris

News | Jum'at, 21 April 2017 | 06:38 WIB

Dua Polisi di Paris Tewas Ditembak Seorang Penyerang

Dua Polisi di Paris Tewas Ditembak Seorang Penyerang

News | Jum'at, 21 April 2017 | 06:31 WIB

Presiden Duterte Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Sedunia 2017

Presiden Duterte Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Sedunia 2017

News | Selasa, 18 April 2017 | 17:51 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×