Gubernur NTB Digadang Jadi Cawapres, Apa Kata Demokrat?

Yazir Farouk | Suara.com

Minggu, 07 Mei 2017 | 05:16 WIB
Gubernur NTB Digadang Jadi Cawapres, Apa Kata Demokrat?
Gubernur NTB Zainul Majdi dalam salah satu kegiatan. [Antara]

Suara.com - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menghormati banyaknya keinginan masyarakat yang mendorong agar Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi digadang-gadang menjadi bakal calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019.

"Semua orang di Indonesia sedang memperbincangkan dia. Gubernur muda. Kita hormati itu," kata Hinca Panjaitan di Mataram, Sabtu (6/5/2017).

Ia menuturkan, Partai Demokrat pada dasarnya memberikan kesempatan kepada orang-orang muda untuk memimpin. Apalagi kalau orang muda bertemu orang muda.

Ibarat hari ini Partai Demokrat seorang pelatih mencari bakat yang hebat, tentunya bakat itu ada dimana-mana, termasuk NTB.

"Jadi biarkan dulu nanti ada waktunya kita umumkan," ujar dia.

Hinca menilai, sebagai kader Demokrat, tentu Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) memiliki peluang, begitu juga dengan kader-kader lainnya apakah itu di tempatkan di legislatif maupun eksekutif.

"Partai ini untuk kadernya, buat apa partai kalau bukan untuk kadernya. Itu jelas," tegas Hinca Panjaitan.

Ia menambahkan, ketika Partai Demokrat berusia 16 tahun dan 10 tahun kadernya memimpin di eksekutif. Maka jika ditanya peluang, semua kader berpeluang, tinggal dimana dia mengambil posisi.

Karena, bagaimanapun, lanjutnya partai didirikan untuk mencari, merebut, dan mengambil kekuasaan dengan cara-cara yang benar. Menurut Undang-Undang, etika, dan kepatuhan.

"Jadi hari-hari ini bukan kita lari cepat-cepat. Tetapi ada waktu biarkan alamiah apa yang terjadi kami tidak tutup mata perbincangan publik selalu menyebut nama TGB sebagai orang yang kemudian diperbincangkan," katanya.

Seperti diketahui, Gubernur NTB dua periode ini, digadang-gadang akan dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto yang maju sebagai capres.

Sebelumnya, TGH Muhammad Zainul Majdi menanggapi diplomatis keinginan itu.

"Bagi saya tugas di NTB masih cukup lama, masih ada satu tahun empat bulan sebagai gubernur. Jadi banyak yang masih harus di kerjakan," katanya.

Ia menegaskan, pelaksanaan tugas sebagai gubernur yang notabenenya merupakan wakil pemerintah pusat di daerah tidak boleh terpecah-pecah, karena hanya fokus yang lain-lain (cawapres).

"Jadi saya harus fokus untuk menyelesaikan apa-apa yang belum terlaksana supaya bisa terlaksana. Karena gagasan berupa teori saja mulai terwujud. Yang lain-lain saya tidak pikirkan," tegas dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejumlah Ormas Minta Polisi Usut Dugaan Penghinaan Gubernur NTB

Sejumlah Ormas Minta Polisi Usut Dugaan Penghinaan Gubernur NTB

News | Senin, 17 April 2017 | 06:06 WIB

Tangkal Radikalisme, Gubernur NTB Larang Siswa Bawa Ponsel

Tangkal Radikalisme, Gubernur NTB Larang Siswa Bawa Ponsel

News | Sabtu, 27 Februari 2016 | 06:18 WIB

Pemalsu Akun Facebook Gubernur NTB Terancam Hukuman 12 Tahun

Pemalsu Akun Facebook Gubernur NTB Terancam Hukuman 12 Tahun

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 07:49 WIB

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 02:12 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB