Analis: Isu Intoleransi Akhir-akhir Ini Diciptakan Elite Politik

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Sabtu, 13 Mei 2017 | 12:49 WIB
Analis: Isu Intoleransi Akhir-akhir Ini Diciptakan Elite Politik
Ubedilah Badrun saat diakusi 'Dramaturgi Ahok' di Warung Daun, Cikini, Sabtu (12/5/2017). (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Peneliti Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai isu intoleransi yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini diciptakan oleh kaum elit. Isu radikalisme yang berujung pada dibubarkannya organisasi masyarakat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) juga dibuat oleh elit.

"Isu-isu yang berkembang akhir-akhir ini diproduksi oleh elit. Sebelum Pilkada, warga Jakarta aman damai, nggak ada perilaku intoleran," katanya dalam diskusi bertajuk 'Dramaturgi Ahok' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2017).

Kaum elit yang dimaksud Ubedilah di sini adalah petinggi partai politik yang pada Pilkada lalu ikut bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta. Artinya, tidak hanya diproduksi oleh salah satu pihak, melainkan oleh semuanya saat berkontestasi di Pilkada DKI yang akhirnya memenangkan pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Pilkada ini produk sistem liberalistik. Menghadirkan pola kontestasi head to head. Sehingga mnghadirkan pola-pola intoleransi. Maka elit politik perlu hadir di sini. Elit politik kedua kubu harus tanggungjawab untuk meredakannya," kata Ubedilah.

Oleh karena itu dia meminta kepada masyarakat agar merespon segala yang terjadi dengan akal sehat. Terutama dalam merespons masalah hukum yang sejatinya bersifat independen.

"Publik harus merespon secara rasional. Biarkan proses hukum berjalan.Bagian elit politik, rasionalitas publik, harus jaga emosi dalam melihat pradilan.Pergeseran prilaku pendukung terjadi sebelum dan sesudah putusan, sehingga ini mereka menduga ini ada kepentingan politik. Elit harus mengikis pemikiran ini," katanya.

Dia pun mencontohkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak mau mengintervensi proses hukum. Baik itu kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok maupun kasus yang melibatkan pelaku lainnya.

"Presiden bilang, saya nggak bisa intervensi hukum. Ini sudah benar, ada proses banding, bukti bahwa proses hukum independen," kata Ubedilah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siswi Berjilbab Pegang Pistol Umumkan Setia ke Boko Haram

Siswi Berjilbab Pegang Pistol Umumkan Setia ke Boko Haram

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:58 WIB

Kenapa HTI Dibubarkan?

Kenapa HTI Dibubarkan?

Video | Sabtu, 13 Mei 2017 | 08:00 WIB

Pembubaran HTI, PBNU: Pemerintah Bukan Melawan Islam, Tapi...

Pembubaran HTI, PBNU: Pemerintah Bukan Melawan Islam, Tapi...

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 22:24 WIB

NU: Pembubaran HTI Bukan Pembatasan Dakwah Islam

NU: Pembubaran HTI Bukan Pembatasan Dakwah Islam

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 23:11 WIB

Mendagri: FPI Tidak Bermasalah dengan Pancasila

Mendagri: FPI Tidak Bermasalah dengan Pancasila

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 18:30 WIB

PBNU: HTI Bubarkan, Orangnya Ajak Kembali ke Jalan yang Benar

PBNU: HTI Bubarkan, Orangnya Ajak Kembali ke Jalan yang Benar

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 18:16 WIB

Jokowi Bubarkan HTI Didukung Purnawirawan TNI dan Polri

Jokowi Bubarkan HTI Didukung Purnawirawan TNI dan Polri

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 17:45 WIB

Wiranto: 20 Negara Sudah Membubarkan Hizbut Tahrir

Wiranto: 20 Negara Sudah Membubarkan Hizbut Tahrir

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 16:12 WIB

DPR Dukung Kemkominfo Blokir Situs Anti-Pancasila

DPR Dukung Kemkominfo Blokir Situs Anti-Pancasila

Tekno | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:48 WIB

Menkopolhukam Wiranto: HTI Ingin Meniadakan Negara Bangsa

Menkopolhukam Wiranto: HTI Ingin Meniadakan Negara Bangsa

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 14:38 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:14 WIB

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:09 WIB

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:59 WIB

×