Cara Simpatik Warganet Inggris Bantu Korban Jembatan London

Ardi Mandiri

Minggu, 04 Juni 2017 | 09:17 WIB
Cara Simpatik Warganet Inggris Bantu Korban Jembatan London
Teror di London (Twitter)

Suara.com - Satu mobil van menabrak para pejalan kaki di Jembatan London, Inggris, pada Sabtu (3/6/2017) waktu setempat. Insiden itu mengakibatkan sedikitnya tujuh tewas dan menyebabkan 20 lainnya luka-luka.

Saksi mata mengatakan bahwa van meluncur dengan kecepatan tinggi. Van tiba-tiba berbelok ke arah trotoar dan menabrak para pejalan kaki.

Setelah itu, sekitar tiga orang turun dari van, sambil membawa pisau. Pelaku mengincar para pejalan kaki, dan melakukan penikaman.



Dua pelaku lain lari ke arah Pasar Borough (300 meter dari Jembatan London) dan dilaporkan melakukan penikaman dalam sebuah restoran.

"Saya melihat mobil bergerak cepat, menabrak para pejalan kaki, sekitar lima sampai enam orang," kata saksi mata yang tidak disebutkan identitasnya.

Saksi lainnya mengatakan mendengar suara tembakan, sesaat van menabrak para pejalan kaki.

Saksi selanjutnya menyatakan melihat polisi menangkap seorang lelaki membawa pisau, dalam kondisi telanjang bulat.

Kepolisian Inggris menyatakan bahwa insiden mematikan ini sebagai ulah teroris. Namun polisi belum memastikan kelompok di balik teror tersebut, pun dengan kabar penangkapan pelaku.

Sejauh ini, polisi telah menutup stasiun kereta dan Jembatan London untuk menyelidiki kasus ini.

Polisi juga menyisir Sungai Thames, untuk mencari kemungkinan adanya korban jatuh dari Jembatan London.

Sementara itu, polisi juga menyatakan adanya kasus penikaman di kawasan Vauxhall, London Selatan.

Polisi menyatakan bahwa kejadian di Vauxhall tidak terkait dengan insiden di Jembatan London.

Netizen bantu korban Jembatan London

Pascateror di Jembatan London dan Pasar Borough, warganet Inggris, ramai-ramai memposting tagar #SofaForLondon, yang langsung menjadi trending di Twitter dan Facebook.

Isi tagar tersebut adalah tawaran netizen bagi warga London yang membutuhkan tempat aman.

"Rumah aman. Tidak jauh dari Vauxhall dan Jembatan London bagi yang kalian yang ingin tinggal. Tetap aman," tulis Teenie Macleod.

"Kalau kalian butuh tempat yang aman, silakan reply tweet ini," tulis Lucie.

"Ada teh, kopi dan tempat aman bagi siapapun yag membutuhkan bantuan. DM kalau Anda butuh bantuan," tulis O'Neill.

"Saya tinggal di Peckham se15. Kalau Anda butuh bantuan, teh, kasur atau tempat untuk berlindung, beritahu saya," tulis Hellomike.

Polisi Inggris mengatakan insiden-insiden di Jembatan London dan kawasan Pasar Borough di dekatnya pada Sabtu telah dinyatakan sebagai insiden-insiden teroris, tapi penusukan di kawasan Vauxhall tak terkait.

Sebelumnya diberitakan polisi Inggris bergegas ke tempat kejadian di Jembatan Inggris pada Sabtu setelah sejumlah saksi mata mengatakan sebuah mobil van menyeruduk para pejalan kaki dan seorang saksi lain mengatakan kepada Reuters ia melihat orang-orang dengan leher teriris di jembatan itu.

Polisi menyatakan mereka sedang menangani sebuah insiden tetapi tidak memberikan rincian sementara Dinas Ambulan London menyebutkan pihaknya mengirim berbagai bantuan pendukung ke tempat kejadian itu.

Seorang wartawan Reuters yang berada di dekat tempat kejadian mengatakan ia melihat 10 mobil polisi bergegas ke Jembatan London.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa ia melihat sepertinya tiga orang dengan pisau luka-luka dan mungkin leher mereka teriris.

Seorang saksi mata mengatakan kepada BBC ia melihat sebuah mobil yang bergerak cepat menyeruduk para pejalan kaki. Saksi mata tersebut mengatakan mobil itu menabrak lima hingga enam orang. Gambar-gambar televisi Reuters memperlihatkan lebih 10 kendaraan darurat berada di TKP sekitar Jembatan London.

Otoritas transpor London menyatakan stasiun kereta Jembatan London telah ditutup atas permintaan polisi.

Pada 22 Mei, seorang pengebom bunuh diri membunuh 22 orang di konser pop oleh Arianna Grande, penyanyi Amerika Serikat, di Manchester di bagian utara Inggris.

Pengeboman di Manchester merupakan serangan paling mematikan di Inggris sejak Juli 2005, ketika empat pengebom membunuh 52 orang dalam serangan-serangan terkoordinasi di jejaring transpor London. [Metro/BBC/ Twitter]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tujuh Orang Dilaporkan Tewas karena Teror London Bridge

Tujuh Orang Dilaporkan Tewas karena Teror London Bridge

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 08:54 WIB

Tatto Lebah Populer Pascaledakan Bom Manchester

Tatto Lebah Populer Pascaledakan Bom Manchester

News | Sabtu, 27 Mei 2017 | 06:12 WIB

Muhammad Jadi Nama Terpopuler Bayi Lelaki di London

Muhammad Jadi Nama Terpopuler Bayi Lelaki di London

Health | Jum'at, 05 Mei 2017 | 09:06 WIB

Terkini

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Sinopsis Crash 2: Debut Akting Jisung NCT, Tayang 16 November 2026

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Lawan Productivity Guilt: Saat Istirahat Akhir Pekan Dianggap Dosa

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Jadi Penyalur Minyakita hingga Gas Melon, KDKMP Diklaim Bikin Irit Rp300 Ribu Tiap Bulan

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

Jadi Pengingat Darurat Sampah Jakarta, Puluhan Ribu Botol Plastik Berlayar di Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

BPBD Hulu Sungai Selatan Apresiasi Kepedulian Anak Usaha AALI Tangani Karhutla di Lahan Warga

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Sunscreen Wardah Kuning, Oranye, dan Biru Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×