Tujuh Orang Dilaporkan Tewas karena Teror London Bridge

Chaerunnisa

Minggu, 04 Juni 2017 | 08:54 WIB
Tujuh Orang Dilaporkan Tewas karena Teror London Bridge
Teror di London (Twitter)

Suara.com - London kembali diguncang serangan teror dengan tujuh orang dilaporkan tewas setelah mobil van putih menabrak pejalan kaki di London Bridge, Sabtu (3/6) pukul 22.00 waktu setempat, atau pukul 5.00 WIB pagi tadi. 

Saksi mata mengklaim, tiga hingga lima orang memasuki sebuah restoran di sebelah selatan Sungai Thames, dan mulai menusuk di bagian tenggorokan, wajah dan perut para korbannya selama serangan mengerikan tersebut.

Para karyawan restoran yang ketakutan berlari, bersembunyi di balik meja dan kursi dan di ruang bawah tanah, saat staf mencoba mengunci pintu.

Polisi dilaporkan menembak mati dua penyerang, yang salah satu dari mereka kemudian diikat di bagian dadanya di luar Pub Wheatsheaf.

Sebanyak 20 orang lainnya dikhawatirkan terluka di jembatan tersebut, saat saksi yang ketakutan melihat mayat-mayat tertimbun di tanah setelah van itu menaiki trotoar dan merobohkan pejalan kaki sekitar pukul 10 malam waktu setempat.

Pusat London dalam keadaan kacau saat Polisi Metropolitan mengkonfirmasi insiden ketiga yang dilaporkan terjadi di Vauxhall, sebelum kemudian mengatakan bahwa ini adalah penusukan yang tidak berhubungan. Namun, polisi mengatakan, insiden London Bridge and Borough Market "dinyatakan sebagai insiden teroris".

Polisi memastikan, ada beberapa korban jiwa, dan ada laporan setidaknya satu orang yang ditangkap.

"Dari petugas menanggapi laporan tentang sebuah kendaraan yang menabrak pejalan kaki di Jembatan London. Petugas kemudian menanggapi laporan penusukan di BoroughMarket," kata Polisi Metropolitan.

Menjelang pertemuan pejabat pemerintah di pertemuan COBRA, Perdana Menteri Theresa May mengatakan, "insiden mengerikan" di London merupakan "tindakan potensial terorisme".

Insiden tersebut terjadi hanya dua bulan setelah seorang teroris menembaki pejalan kaki di Westminster Bridge sebelum menusuk seorang polisi tak bersenjata. Lima korban tewas dalam serangan tersebut.

Polisi Transportasi Inggris mengatakan, ada laporan "beberapa" korban menyusul insiden besar di jembatan tersebut. Nick Brandon dari ruang kendali BTP mengatakan, dia telah menerima laporan tentang sebuah kejadian yang mungkin melibatkan pisau dan kendaraan. Namun, keseriusan mengenai luka tersebut belum diketahui.

Sementara itu, saksi mengungkapkan, ada seorang pria yang memiliki pisau 12 inci tengah berburu.

Otoritas transportasi London mengatakan, stasiun London Bridge dan Borough ditutup sementara atas permintaan polisi, ada juga penutupan di Monument and Bank di mana polisi bersenjata terlihat dalam jumlah besar. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Teror London Ternyata Dirancang Melalui WhatsApp

Aksi Teror London Ternyata Dirancang Melalui WhatsApp

News | Senin, 27 Maret 2017 | 16:11 WIB

Polisi: Penyerang London Beraksi Sendirian

Polisi: Penyerang London Beraksi Sendirian

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 09:39 WIB

Fakta Teroris Inggris, Lelaki 'Baik Hati' yang Jadi Ekstrimis

Fakta Teroris Inggris, Lelaki 'Baik Hati' yang Jadi Ekstrimis

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 15:21 WIB

Raja Salman Kutuk Aksi Teror London

Raja Salman Kutuk Aksi Teror London

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 09:13 WIB

Lagi, Polisi Bekuk Dua Terduga Teror London

Lagi, Polisi Bekuk Dua Terduga Teror London

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 16:09 WIB

Pria Misterius di Lokasi Teror London Ini Dicaci Orang Sedunia

Pria Misterius di Lokasi Teror London Ini Dicaci Orang Sedunia

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 13:27 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×