Cerita Mendikbud Muhadjir yang Sulit Menghafal Al Quran

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 12 Juni 2017 | 15:46 WIB
Cerita Mendikbud Muhadjir yang Sulit Menghafal Al Quran
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memberikan apresiasi kepada anak-anak peserta lomba seni membaca ayat-ayat Al Quran. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memberikan apresiasi kepada anak-anak peserta lomba seni membaca ayat-ayat Al Quran. Ia marasa takjub karena banyak anak-anak yang sudah mampu menghafal Al Quran, meski pun baru mampu menghafal juz 30.

"Saya iri, kecil-kecil sudah siap lomba tilawah juz 30, itu luar biasa. Karena saya kecil paling hanya empat, lima surat pendek dari juz ama," kata Muhadjir saat membuka lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Istana Negara, Senin (12/6/2017).

Muhadjir mengaku saat masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) belum bisa menghafal juz 30. Ia hafal juz 30 setelah mulai remaja, duduk di bangku SMP. Maka dari itu, ia menyemangati anak-anak peserta lomba agar terus belajar dengan giat lagi yang hasilnya bisa dipetik dunia dan akhirat.

"Saya di usia mereka belum hafal juz 30, bahkan saya mungkin baru lancar di tingkat SMP, setelah ikut Jamiatul Quran. Saya ikut gabung ketika itu dan saya sangat menikmati baca alquran walau tidak pernah juara. Saya kira semua optimis saja, dari adik-adik, anak-anak semua mari kita beri dorongan motivasi kuat sebagai hafiz pembaca alquran yang nggak ada ruginya, pahala dipanen di dunia akhirat," terang dia.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menceritakan, dirinya menghafal Al Quran diajarkan oleh sang nenek yang merupakan seorang hafizah. Menurut dia, neneknya sangat disiplin dan punya aturan yang ketat dalam mengajarkan hafalan alquran. Neneknya baru membolehkan ganti surat lain, bila surat yang awal sudah benar benar hafal.

Namun karena kenakalannya, ia kerab mengelabui sang nenek. Dia memanfaatkan neneknya yang suka lupa lembaran surat yang dibaca sebelumnya. Di hari berikutnya, Muhadjir langsung melompati surat baru meski sebetulnya surat sebelumnya belum hafal.

"Saya tahu kelemahan nenek saya kalau ajarin hafal Al Quran, beliau sambil berbaring. Beliau selalu menanyakan kemarin saya ajar sampai mana, karena beliau lama kalau memindah (lembaran) surat, kalau nggak hafal nggak pindah-pindah, saya lama-lama bosan. Beliau sering tanya kemarin sampai ayat berapa, kemudian beliau baru tahu, tapi beliau lupa dan nggak pernah tahu mulai dari kapan, jadi saya curi dua halaman. Jadi saya surat albaqarah itu sebagian hafal , banyak yang tidak hafalnya karena sebagian saya curi," ungkap dia.

Namun Muhadjir merasa sangat menyesal atas perbuatannya kepada sang nenek. Dia merasa berdosa sering berbohong pada neneknya.

"Jadi saya merasa bersalah betul, seandainya bisa diulang kecil sekali lagi saya akan mulai bertobat dan menghafal Al Quran dari awal," tutur dia.

Mendikbud ini pun menebus dosa kepada neneknya dengan ikut Jamiatul Quran di Madiun, Jawa Timur, saat duduk di bangku SMP. Oleh sebab itu, dia berpesan agar semua anak-anak khususnya peserta MTQ untuk terus memjaga dan mengembangan kemampuannya menghafal Al Quran.

Dia menambahkan, banyak kelebihan dan keuntungan menjadi hafiz dan hafiza. Salah satunya bisa mendapatkan beasiswa kuliah diperguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.

"Anak-anak sekalian kalau hafiz Al Quran tidak sulit masuk perguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi negeri yang bagus maupun swasta. Jadi Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) ada beasiswa untuk hafiz. Karena itu terus pelihara kemampuan hafiz Al Quran," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Provinsi Ini Punya Sekolah Khusus Penghafal Al Quran

Provinsi Ini Punya Sekolah Khusus Penghafal Al Quran

News | Senin, 29 Mei 2017 | 00:01 WIB

Mobil Bioskop Keliling Buat Warga Kabupaten Seluma

Mobil Bioskop Keliling Buat Warga Kabupaten Seluma

News | Senin, 15 Mei 2017 | 20:31 WIB

Mendikbud Kurang Setuju dengan Kelas Akselerasi

Mendikbud Kurang Setuju dengan Kelas Akselerasi

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 01:07 WIB

Pemerintah Dorong Dunia Usaha Revitalisasi Program Vokasi

Pemerintah Dorong Dunia Usaha Revitalisasi Program Vokasi

News | Jum'at, 21 April 2017 | 21:40 WIB

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

Mendikbud: SMK Jangan Sembarangan Buka Program Studi Baru

News | Sabtu, 15 April 2017 | 03:10 WIB

Kapolda Riau Utamakan Calon Polisi yang Hafal Al Quran

Kapolda Riau Utamakan Calon Polisi yang Hafal Al Quran

News | Rabu, 12 April 2017 | 15:57 WIB

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

Mendikbud Kecewa Maraknya Isu SARA dalam Pilgub DKI Jakarta

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 22:10 WIB

Siswa di Jabar Antusias Ikuti Pemilihan Duta Bahasa Pelajar

Siswa di Jabar Antusias Ikuti Pemilihan Duta Bahasa Pelajar

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 22:31 WIB

Mendikbud Janji Jadikan Festival Milad Istiqlal Ajang Tahunan

Mendikbud Janji Jadikan Festival Milad Istiqlal Ajang Tahunan

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 23:51 WIB

Terkini

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB