Kondisi Dua Brimob Korban Penikaman Stabil dan Sadar

Reky Kalumata

Sabtu, 01 Juli 2017 | 01:22 WIB
Kondisi Dua Brimob Korban Penikaman Stabil dan Sadar
Dua anggota Brimob menjadi korban penikaman di Masjid Falatehan. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen M Iriawan menyatakan kondisi dua anggota brimob yang menjadi korban penusukan di Masjid Falatehan kawasan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam, stabil dan sadar.

Kedua korban saat ini mendapat perawatan di RS Kramat Jati setelah dibawa  RS Pusat Pertamina.

"Anggota brimob kondisinya stabil. Sekarang anggota sedang di RS Kramat Jati, sudah dipindahkan dari RS Pusat Pertamina karena penanganan RS Kramat Jati juga sudah luar biasa canggih dan bagus. Stabil artinya sadar," kata Iriawan di kawasan masjid, Jumat (31/6/2017) malam.

Dia mengatakan salah satu korban akan menjalani operasi akibat tusukan pisau sangkur yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal usai shalat Isya.

"Memang ada luka di pipi sebelah kanan yang satu yang AKP cukup robek, yang satu lagi yang briptu ada tusukan tadi, sekarang sedang akan dioperasi jam 01.00 WIB nanti, setelah enam jam dari makan malam terakhir," tuturnya.

Dia mengatakan dapat berkomunikasi dengan korban. Namun, para korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit.

"Yang jelas sudah ditangani penanganan pertama, (korban) sadar bisa bicara, saya bisa bicara sama dia, dia hafal betul apa yang terjadi lain sebagainya," tuturnya.

Dia menuturkan pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku karena pelaku yang lari keluar masjid dapat membahayakan masyarakat sekitar dan anggota kepolisian.

"Setelah dilakukan pengejaran, supaya (pelaku) berhenti, malah balik menyerang anggota kami anggota brimob, terpaksa kita lakukan pelumpuhan," ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya telah memberikan tembakan peringatan tapi tidak diindahkan pelaku.

"Peringatan juga tidak digubris malah akan menyerang kembali, kita tembak meninggal dunia. Sekarang sedang didalami oleh tim gabungan dari densus, polda metro semuanya untuk mengungkap identitas (pelaku) bersangkutan," katanya.

Dia mengatakan pihaknya memang menemukan KTP tapi masih perlu dilakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku.

"Belum pasti sama dengan yang ada di badannya dengan identitas yang bersangkutan," ujarnya.

"Sementara kita identifikasi, kita perlu dalami, kita perlu cek alamat yang bersangkutan," tuturnya.

Dia mengatakan pihaknya juga sedang memeriksa tas ransel yang mencurigakan yang didapatkan di dalam masjid. Tas ransel itu setidaknya berisikan kabel. "Ada ketinggalan tas kecil di dalam masjid," katanya.

Dia menyayangkan kejadian penyerangan terhadap anggota kepolisian itu, apalagi terjadi di dalam masjid usai menunaikan shalat.

Dia mengatakan pelaku ikut shalat bersama dua anggota brimob yang menjadi korban penusukan. Penusukan terjadi usai shalat Isya sekitar pukul 19.40 WIB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:29 WIB

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

×