Fadli Zon Pimpin Rapat Paripurna Penentu RUU Pemilu

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 20 Juli 2017 | 11:11 WIB
Fadli Zon Pimpin Rapat Paripurna Penentu RUU Pemilu
Ketua DPR RI Setya Novanto didampingi wakil pimpinan DPR Fadli Zon, Agus Hermanto, Taufik Kurniawan, Fahri Hamzah, memberikan keterangan pers terkait penetapan status tersangka Ketua DPR RI Setya Novanto di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7).

Suara.com - DPR menggelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu, Kamis (20/7/2017). 

Pengambilan keputusan ini dilakukan karena di tingkat Panitia Khusus (Pansus) RUU Penyelenggaraan Pemilu tidak mendapatkan kesepakatan.

Ada lima isu krusial yang belum disepakati. Yaitu, presidential threshold, parlementary threshold, sistem pemilu, alokasi kursi, dan metode konversi suara.‎

‎"‎Nanti yang pimpin rencananya Pak Fadli Zon. Karena pak Fadli Zon yang Koorpolkam yang mengkoordinatori masalah UU Pemilu tersebut," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di DPR, Kamis (20/7/2017).

‎Dia menambahkan jalannya rapat nanti dimulai dari pembacaan laporan dari Ketua Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu. Kemudian, Fraksi-fraksi memberikan pandangan. Bila ada perbedaan, sambungnya, akan masuk ke forum lobi.

"S‎etelah lobi disitulah, lobi kita laksanakan, apakah kita akan ambil suara musyawarah mufakat atau kita ambil keputusan melalui voting. Kalau diambil musyawarah mufakat tidak bisa dan tentunya peta politiknya sangat berbeda tentunya akan dilaksanakan voting," tutur Politikus Demokrat itu.‎

DPR kemudian menawarkan 5 paket dari lima isu krusial itu. Lima paket ini yang nantinya akan dijadikan bahan voting bila musyawarah mufakat tidak bisa berjalan.‎

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah memilih paket A. Partai pendukung pemerintah sudah diharapkan memilih paket ini. Di antaranya, PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, dan PPP.

Tjahjo pun berharap, tidak hanya partai pendukung pemerintah yang memilih paket ini. Dia juga mengajak seluruh partai di DPR untuk memilih paket tersebut.

"Bagi pemrintah yang penting pemerintah dan DPR mampu segera merumuskan UU, disahkan, dalam upaya untuk mempercepat KPU mempersiapkan aturan-aturan partai. Supaya tahapannya tidak terganggu. Dan upaya mmbangun sistem demokrasi dan presidnentiial yg lebih baik. Itu initinya," kata dia. ‎

‎‎Berikut lima paket yang disediakan DPR jika voting akan diberlakukan:‎

  • Paket A: Presidential treshold (20-25%,) parliamentary treshold (4%), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3-10 kursi), metode konversi suara (Saint lague Murni).
  • Paket B: Presidential treshold (0%,) parliamentary treshold (4%), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3-10 kursi), metode konversi suara (Kuota Hare).
  • Paket C: Presidential treshold (10-15%,) parliamentary treshold (4%), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3-10 kursi), metode konversi suara (Kuota Hare).
  • Paket D: Presidential treshold (10-15%,) parliamentary treshold (5%), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3-8 kursi), metode konversi suara (Saint lague Murni).
  • Paket E: Presidential treshold (20-25%,) parliamentary treshold (3,5%), sistem pemilu (terbuka), alokasi kursi (3-10 kursi), metode konversi suara (Kuota Hare).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Endang Koswara Siap Berlaga di Pilbup Purwakarta 2018

Endang Koswara Siap Berlaga di Pilbup Purwakarta 2018

News | Kamis, 20 Juli 2017 | 05:00 WIB

Fadli Zon: Pemerintah Ingin Menjegal Prabowo Jadi Capres 2019

Fadli Zon: Pemerintah Ingin Menjegal Prabowo Jadi Capres 2019

News | Senin, 17 Juli 2017 | 17:40 WIB

PKS Ingin Pemerintah Turunkan Tawaran di RUU Pemilu

PKS Ingin Pemerintah Turunkan Tawaran di RUU Pemilu

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 21:24 WIB

PAN Yakin RUU Pemilu Tuntas Dengan Musyawarah Mufakat

PAN Yakin RUU Pemilu Tuntas Dengan Musyawarah Mufakat

News | Minggu, 16 Juli 2017 | 21:17 WIB

Fadli Zon: Perppu Ormas 'Cacat' dan Bentuk Kediktatoran Baru

Fadli Zon: Perppu Ormas 'Cacat' dan Bentuk Kediktatoran Baru

News | Sabtu, 15 Juli 2017 | 11:22 WIB

Fadli: Kalau Tiap Tahun Reshuffle yang Salah Orang yang Pilih

Fadli: Kalau Tiap Tahun Reshuffle yang Salah Orang yang Pilih

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 19:06 WIB

Rapat Pansus RUU Pemilu

Rapat Pansus RUU Pemilu

Foto | Kamis, 13 Juli 2017 | 18:49 WIB

Fadli Zon: Perppu Diktator Harus Ditolak

Fadli Zon: Perppu Diktator Harus Ditolak

News | Rabu, 12 Juli 2017 | 18:14 WIB

Pansus RUU Pemilu DPR Tawarkan Lima Opsi Pada Pemerintah

Pansus RUU Pemilu DPR Tawarkan Lima Opsi Pada Pemerintah

News | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:39 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB