Fadli Zon: Pemerintah Ingin Menjegal Prabowo Jadi Capres 2019

Reza Gunadha, Bagus Santosa

Senin, 17 Juli 2017 | 17:40 WIB
Fadli Zon: Pemerintah Ingin Menjegal Prabowo Jadi Capres 2019
Prabowo Subianto berorasi di Medan, Sumut, Rabu (11/6). [Antara/Irsan Mulyadi]

Suara.com - Partai Gerindra menuding prasyarat ketat ambang batas presiden (presidential threshold) yang diusulkan pemerintah, adalah cara agar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019  hanya diikuti satu peserta alias calon tunggal.

Pemerintah sementara ini berkukuh setiap partai politik yang ingin mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden, harus memenuhi syarat memunyai 20 persen kursi di DPR dan meraih 25 persen suara sah nasional pada pemilu legislatif.

"Jelas kok arahnya ini mau dibikin semacam calon tunggal. Partai-partai itu mau membikin calon tunggal, kalaupun ada (yang lain) ya boneka saja. Dan saya kira itu tidak bagus bagi demokrasi," kata Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon di DPR, Jakarta, Senin (17/7/2017).‎

‎Fadli mengatakan, upaya untuk menggolkan aturan tersebut makin kentara dengan langkah pemerintah yang kekinian menggalang koalisi besar.

‎Dengan begitu, Fadli menilai, upaya ini sama dengan menjegal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju dalam ‎Pilpres 2019 itu.

"Jangan ini dijadikan alat untuk menjegal Pak Prabowo. Menurut saya, yang ada sekarang itu, pemerintah sedang berusaha menjegal Pak Prabowo untuk menjadi calon dan ini tidak masuk akal," tambahnya.

Karenanya, Fadli memastikan, kalau usulan pemerintah mengenai ambang batas itu disetujui,  Partai Gerindra akan melayangkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

‎‎‎Prabowo sendiri sudah digadang-gadang oleh sejumlah kader Gerindra ‎agar mau maju nyapres pada Pemilu 2019. Namun, Prabowo belum memberikan respons terhadap harapan para kader itu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Perppu Ormas 'Cacat' dan Bentuk Kediktatoran Baru

Fadli Zon: Perppu Ormas 'Cacat' dan Bentuk Kediktatoran Baru

News | Sabtu, 15 Juli 2017 | 11:22 WIB

Fadli: Kalau Tiap Tahun Reshuffle yang Salah Orang yang Pilih

Fadli: Kalau Tiap Tahun Reshuffle yang Salah Orang yang Pilih

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 19:06 WIB

Fadli Zon: Perppu Diktator Harus Ditolak

Fadli Zon: Perppu Diktator Harus Ditolak

News | Rabu, 12 Juli 2017 | 18:14 WIB

Rudi: Fadli Zon dan Fahri Hamzah 'Herdernya' Setya Novanto

Rudi: Fadli Zon dan Fahri Hamzah 'Herdernya' Setya Novanto

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 17:59 WIB

Tak Setuju Pindah Ibu Kota, Fadli Zon Sindir Hidup Susah

Tak Setuju Pindah Ibu Kota, Fadli Zon Sindir Hidup Susah

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 18:35 WIB

Kasus Kaesang, Fadli Zon: Anak Presiden Tak Kebal Hukum!

Kasus Kaesang, Fadli Zon: Anak Presiden Tak Kebal Hukum!

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 18:27 WIB

Prabowo Subianto Beri Lampu Hijau Untuk La Nyalla

Prabowo Subianto Beri Lampu Hijau Untuk La Nyalla

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 09:43 WIB

Fadli Zon Dukung Pemboikotan Terhadap Starbucks

Fadli Zon Dukung Pemboikotan Terhadap Starbucks

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:28 WIB

Ini Alasan Gerindra akan Usung La Nyalla di Pilgub Jatim 2018

Ini Alasan Gerindra akan Usung La Nyalla di Pilgub Jatim 2018

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:10 WIB

Nostalgia Obama: RS Saint  Carolus hingga Sarinah

Nostalgia Obama: RS Saint Carolus hingga Sarinah

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 13:37 WIB

Terkini

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

Pemimpin Arab Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi KMP Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 10:30 WIB

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

×