Kontras Nilai Presiden Jokowi Kurang Tegas di Kasus Novel

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 09 Agustus 2017 | 18:20 WIB
Kontras Nilai Presiden Jokowi Kurang Tegas di Kasus Novel
Sejumlah siswa yang tergabung dalam Sekolah Anti Korupsi (Sakti) ICW melakukan aksi teaterikal 120 hari peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, di depan gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/8).

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyelidikan kasus penyiraman air keras penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

Meski begitu, presiden belum ada rencana membentuk tim pencari fakta.

Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Puri Kencana Putri menilai pesan yang disampaikan Jokowi kala itu kurang tegas.

"Selesaikan secepat mungkin, secepat mungkin itu ukuranya apa? Besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau kapan?" ujar Puri di kantor KontraS, Jalan Kramat II, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Menurut Puri, dalam waktu dekat akan ada tim dari pihak kepolisian yang akan dikirim ke Singapura, tempat di mana Novel dirawat. Mereka kata Puri, akan menggali informasi soal adanya dugaan keterlibatan jenderal di Korps Bhayangkara dalam kasus ini.

"Besok ada tim (polri) yang berangkat ke Singapura untuk menginterview Novel Baswedan tentang siapa orang yang memberi tahu bahwa ada satu jenderal, figur penting di Indonesia yang terlibat pada penyernagan air keras ini," kata dia.

Kontras, kata Puri, mendukung langkah kepolisian memuntaskan kasus ini. Tetapi ia meminta proses ini dilakukan secara terbuka dan transparan.

Kemudian, Puri mempertanyakan tindak lanjut setelah Kapolri Jenderal Tito Karnavian merilis sketsa wajah satu dari dua terduga pelaku penyerangan Novel pada 31 Juli 2017 lalu belum ada perkembangan. Lebih jauh, Kontras berharap sepulangnya Novel dari Singapura nanti, polisi bisa menjamin keamanan untuk Novel. Mengingat, Novel tengah menangani sejumlah kasus korupsi besar di tanah air.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Tetapkan Beberapa Tersangka Aparat Pemkot Malang

KPK Tetapkan Beberapa Tersangka Aparat Pemkot Malang

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:35 WIB

Aksi Sekolah Anti Korupsi

Aksi Sekolah Anti Korupsi

Foto | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:33 WIB

Malang Corruption Watch Dukung KPK Geledah Balaikota Malang

Malang Corruption Watch Dukung KPK Geledah Balaikota Malang

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:29 WIB

Usai Diperiksa KPK, Kajari dan Bupati Pamekasan Tutup Mulut

Usai Diperiksa KPK, Kajari dan Bupati Pamekasan Tutup Mulut

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:15 WIB

Kontras Paparkan Bukti Polisi Tidak Netral di Tengah Masyarakat

Kontras Paparkan Bukti Polisi Tidak Netral di Tengah Masyarakat

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:31 WIB

Ketua UKP Pancasila Konsultasi Gratifikasi

Ketua UKP Pancasila Konsultasi Gratifikasi

Foto | Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:23 WIB

Pansus Angket KPK Akan ke 'Rumah Sekap' KPK

Pansus Angket KPK Akan ke 'Rumah Sekap' KPK

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:09 WIB

KPK Geledah Kantor Wali Kota Malang

KPK Geledah Kantor Wali Kota Malang

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 15:56 WIB

Badrodin Haiti: Tugas Polisi, Menjaga Keamanan Negara

Badrodin Haiti: Tugas Polisi, Menjaga Keamanan Negara

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 15:45 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×