Kontras Paparkan Bukti Polisi Tidak Netral di Tengah Masyarakat

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:31 WIB
Kontras Paparkan Bukti Polisi Tidak Netral di Tengah Masyarakat
Konferensi pers bertajuk 'Membaca Kembali Arah Reformasi Polri di kantor KontraS' di Jalan Kramat II, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - LSM hak asasi manusia Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai aparat kepolisian sudah bersikap tidak netral pada Pilkada Jakarta 2017 lalu.

Menjelang pemilihan Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilihan Presiden tahun 2019, Wakil Koordinator Bidang Strategi dan Mobilisasi Kontras Puri Kencana Putri minta polisi bersikap netral.

"Netralitas polisi di dalam konstelasi politik menjelang 2019. Kita lihat aromnya semakin kuat pilkada. Jakarta sudah menjadi contoh bagimana polisi sebenarnya tidak netral, belum lagi di wilayah lain," ujar Puri saat menggelar konferensi pers bertajuk 'Membaca Kembali Arah Reformasi Polri di kantor KontraS' di Jalan Kramat II, Kwitang, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Selain polisi dinilai tidak netral dalam pesta demokrasi di Indonesia, Puri juga menyayangkan adanya 'pembiaran' soal kasus persekusi.

"Kemana polisi ketika ada edaran 34 provinsi dengan ribuan nama yang dituduh sebagi bagian kelompok HTI. Ke mana mereka? Ada pengabaian polisi dengan kebijakan politik yang muncul setiap hari dan kemungkinan besar akan dipakai 2019," kata Puri.

"Kita mau tegasin saja, Perppu ormas posisi polisi di mana? sebagi aktor operasionalkah, aktor yang menjalankan Perppu ormas ini, atau aktor yang kemudian bisa melihat situasi ini dengan jernih?" lanjut dia.

Selanjutnya Puri menyinggung soal kasus patung raksasa dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur, yang sedang diperdebatkan banyak orang. Kini keberadaannya ditutupi kain putih.

"Ke mana polisi ketika ada patung puluhan meter yang dikalungin kain. Kalau kemudian mau konsekuen dengan Perppu ormas dijalanin itu dicabut kainya kalau mau menjalani Perppu ormas yang positif. Tapi kami melihatya negatif, sudah Perppunya mampu mengkriminalisasikan orang, polisinya diam lagi," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Badrodin Haiti: Tugas Polisi, Menjaga Keamanan Negara

Badrodin Haiti: Tugas Polisi, Menjaga Keamanan Negara

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 15:45 WIB

Kontras Minta Penggunaan Senjata Api Oleh Polisi Dievaluasi

Kontras Minta Penggunaan Senjata Api Oleh Polisi Dievaluasi

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Kontras Sindir Kerja Polisi di Kasus Novel: Cuma Sketsa Doang?

Kontras Sindir Kerja Polisi di Kasus Novel: Cuma Sketsa Doang?

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 14:59 WIB

Polisi Buru 3 Orang Terduga Pengeroyok Personel Brimob di Bali

Polisi Buru 3 Orang Terduga Pengeroyok Personel Brimob di Bali

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 14:42 WIB

Kontras: Penyiksaan Sipil yang Dilakukan Polisi Terus Meningkat

Kontras: Penyiksaan Sipil yang Dilakukan Polisi Terus Meningkat

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 14:06 WIB

Datangkan Wartawan ke Tangerang, Polda Batal Gerebek Pabrik Garam

Datangkan Wartawan ke Tangerang, Polda Batal Gerebek Pabrik Garam

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 12:41 WIB

Ada Saksi Kunci di Pra Rekonstruksi Kasus Novel

Ada Saksi Kunci di Pra Rekonstruksi Kasus Novel

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 19:31 WIB

Polisi Dikeroyok 2 Orang Misterius di Hayam Wuruk

Polisi Dikeroyok 2 Orang Misterius di Hayam Wuruk

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:44 WIB

Ada 8 Polisi Terduga Pelanggar Meninggalnya Tahanan di Kampar

Ada 8 Polisi Terduga Pelanggar Meninggalnya Tahanan di Kampar

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 02:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×