Tolak Ikut Perang Lawan Palestina, Perempuan Israel Dipenjara

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2017 | 05:15 WIB
Tolak Ikut Perang Lawan Palestina, Perempuan Israel Dipenjara
Noa Gur Golan, gadis Israel berusia 19 tahun dipenjara pemerintahnya sendiri karena menolak ikut dalam program wajib militer. [The Telegraph]

Suara.com - Israel memenjarakan warganya sendiri, yakni perempuan muda berusia 19 tahun bernama Noa Gur Golan karena menolak ikut dalam program wajib militer.

Noa, seperti dilansir The Telegraph, Sabtu (12/8/2017) pekan lalu, menolak ikut wajib militer karena bersimpati terhadap warga Palestina yang ditindas Israel.

Cintaku terhadap kawan-kawan di Netanya seperti cintaku kepada rekan-rekan di Hebron. Perang di Gaza tahun 2014 juga semakin membuka mataku bahwa hal ini harus dihentikan,” tulis Noa dalam surat terbuka menolak wajib militer.

“Aku tidak mau ambil bagian dalam penindasan terhadap bangsa lain. Aku tidak memercayai bahwa membangun tembok akan menyelesaikan masalah. Aku menilai, masalah ini akan selesai kalau kita membangun jembatan kedua bangsa,” tulisnya lagi.

Akibat penolakannya tersebut, Noa dijebloskan dalam penjara militer dekat Kota Haifa. Hingga kekinian, Noa sudah mendekam dalam terungku rezim agresor tersebut selama 30 hari.

Noa menghuni sel penjara bersama sembilan perempuan lain. Ia hanya diizinkan bertemu keluarga sekali per dua pekan.

Perempuan tersebut mengakui tak mau mengikuti wajib militer karena dirinya seorang pasifis—penolak perang. Sebelum mengirimkan surat penolakan, ia sudah kali kedua mengirim surat untuk audiensi dengan pemerintah tapi selalu ditolak.

Dalam riwayat yang juga dituliskannya, Noa menuturkan pernah bekerja sebagai sukarelawan membantu anak-anak Palestina di Jalur Gaza seusai perang tahun 2014.

Ketika itu, tulis Noa, ia menyadari rasa kebencian anak-anak Palestina terhadap Israel terus tumbuh seiring dengan bom-bom yang dijatuhkan rezim Zionis ke daerah mereka. Karenanya, ia menilai peperangan harus dihentikan.

Untuk diketahui, Israel memberlakukan wajib militer terhadap seluruh warga di atas usia 18 tahun dan dari etnis Yahudi.

Warga laki-laki Yahudi diwajibkan ikut pelatihan dan tugas kemiliteran selama dua tahun delapan bulan. Sementara kaum perempuan diwajibkan menjadi anggota militer selama dua tahun.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Negara ASEAN Minta Konflik di Kompleks Masjid Al Aqsa Dihentikan

Negara ASEAN Minta Konflik di Kompleks Masjid Al Aqsa Dihentikan

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:38 WIB

Liput Bentrokan di Masjid Al Aqsa, Israel Akan Tutup Al Jazeera

Liput Bentrokan di Masjid Al Aqsa, Israel Akan Tutup Al Jazeera

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 09:26 WIB

PM Israel Jadi Tersangka Korupsi dan Suap Media Massa

PM Israel Jadi Tersangka Korupsi dan Suap Media Massa

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 11:40 WIB

Israel Larang Pesepakbola Palestina Pergi untuk Lakoni Laga Final

Israel Larang Pesepakbola Palestina Pergi untuk Lakoni Laga Final

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Saat Tutup Kompleks Al Aqsa, Israel Curi Banyak Dokumen Rahasia

Saat Tutup Kompleks Al Aqsa, Israel Curi Banyak Dokumen Rahasia

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 14:02 WIB

Terkini

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB