Wiranto Janji Tuntas Mengusut Kasus First Travel

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:04 WIB
Wiranto Janji Tuntas Mengusut Kasus First Travel
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Pemerintah berjanji terus mengusut kasus dugaan penipuan biro perjalanan haji dan umrah PT First Travel yang merugikan ribuan jamaah. Termasuk menghitung jumlah jamaah, jumlah kerugian dan aset yang dimiliki PT First Travel.

"Polisi masih terus melakukan pengusutan lebih jauh lagi. Terutama menghitung jumlah nasabah yang dirugikan. Sampai sekarang masih belum pasti jumlahnya. Memang ada angka sekitar 50 ribuan lebih itu. Tapi, masih dicek lagi. Yang melapor baru 22 sekian ribu. Aset juga begitu. Terus sekarang dilihat aset-aset mana yang masih ada," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto usai rapat koordinasi membahas kasus First Travel di Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Wiranto pun meminta PPATK untuk meneliti tansaksi keuangan milik First Travel agar memudahkan untuk menelusuri aliran dana yang masuk dan keluar.

"Juga PPATK tadi saya minta meneliti transaksi keuangannya. Sehingga kita tahu aliran dana yang keluar masuk dari perusahaan itu," ucap dia.

Wiranto juga mengingatkan Kementerian Hukum dan HAM untuk menutup ruang bagi perusahaan yang memiliki potensi melakukan penipuan. Menurutnya banyak perusahaan yang melakukan penipuan, dikarenakan lemahnya regulasi.

"Diteliti kembali. Karena beberapa kali ini terjadi kan. Perusahaan yang kemudian melakukan transaksi dengan publik ternyata ada kecenderungan penipuan. Barangkali regulasinya ada kelemahan. Kita teliti lagi di situ. Pendek kata, kita pemerintah tidak menutup mata masalah ini ya. Akhirnya kita mencoba mengamankan konsumen atau publik dari perilaku perusahaan yang nyata-nyata merugikan kepentingan masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan dalam rapat tadi membahas kasus penipuan jamaah First Travel.

"Bagaimana upaya untuk menyelesaikan masalah ini. Termasuk itu (ganti rugi) karena Belum ada dasar hukumnya. Ini kan business to business antara masyarakat dengan First Travel . Jadi, nggak bisa pemerintah. Tapi, nanti soal kebijakan masalah lain," ucap Kiagus.

Ia pun menegaskan dalam rapat masih dalam tahap mendengarkan dari pihak-pihak yang terkait seperti PPATK, Otoritas Jasa Keuangan, Bareskrim Polri, Sekjen Kementerian Agama dan Kementerian Hukum dan HAM.

baca juga


"Jadi ini tadi belum ada keputusan itu mendengarkan laporan dari masing-masing, bukan hanya PPATK, Bareskrim, Sekjen Agama, ada dari Kumham, OJK. Jadi, mendengarkan aja. Nggak ada kesimpulannya belum. Jadi, mendengarkan saja. Bagaimana baiknya," tandasnya

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan pasangan suami-istri, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, bos First Travel, sebagai tersangka. Selain itu, adik dari Anniesa, Kiki Hasibuan, juga ditetapkan menjadi terdangka. Kiki adalah juga Direktur Keuangan First Travel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duit Jamaah Haji/Umroh First Travel Dipakai untuk Ini

Duit Jamaah Haji/Umroh First Travel Dipakai untuk Ini

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:35 WIB

Tertipu Rp1,2 M, Penyedia Jasa Handling Laporkan First Travel

Tertipu Rp1,2 M, Penyedia Jasa Handling Laporkan First Travel

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:42 WIB

Terungkap! Begini Aliran Duit Bos First Travel

Terungkap! Begini Aliran Duit Bos First Travel

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:28 WIB

Terungkap, Inilah Gaya Hidup Bos First Travel di Arab Saudi

Terungkap, Inilah Gaya Hidup Bos First Travel di Arab Saudi

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:22 WIB

PPATK: Ada Rekening Valas Milik First Travel

PPATK: Ada Rekening Valas Milik First Travel

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 14:02 WIB

Ada Rp7 Miliar Sisa Dana First Travel dari Penutupan Rekening

Ada Rp7 Miliar Sisa Dana First Travel dari Penutupan Rekening

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 13:45 WIB

Korban First Travel Banjiri Posko Pengaduan di Bareskrim Polri

Korban First Travel Banjiri Posko Pengaduan di Bareskrim Polri

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:41 WIB

Wiranto Pimpin Rapat di PPATK

Wiranto Pimpin Rapat di PPATK

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:11 WIB

Maia Promo Umrah Gratis, Warganet: Nggak Pake First Travel Kan?

Maia Promo Umrah Gratis, Warganet: Nggak Pake First Travel Kan?

Entertainment | Senin, 28 Agustus 2017 | 09:08 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×