Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis

Fabiola Febrinastri

Kamis, 14 September 2017 | 09:17 WIB
Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam

Suara.com - Masifnya berbagai infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di berbagai daerah, antara lain melalui program pembangunan jalan dan jembatan, jalan tol, program satu juta rumah, 65 bendungan, irigasi, jaringan air minum perpipaan, dan pengolahan sampah, turut mendorong prospek bisnis di sektor infrastruktur yang relatif baik saat ini.

“Tuntutan untuk membangun infrastruktur yang lebih cepat, lebih baik dan lebih murah, mendorong para pelaku usaha untuk menelurkan produk yang inovatif. Salah satunya adalah beton masih menjadi material konstruksi utama. Teknologi beton dituntut untuk lebih mudah dikerjakan, lebih kuat, lebih awet, namun tetap ekonomis dan ramah lingkungan. Demikian juga teknologi material tambahan (additives) dan bahan campurannya (admixtures) juga dituntut lebih baik,” jelas Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam "Concrete Show South East Asia Construction Indonesia 2017", di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Untuk mendorong industri pracetak beton nasional, Menteri Basuki mengatakan akan mengatur agar BUMN sektor konstruksi  dapat bersinergi dengan mitra kontraktor dan produsen beton pracetak produksinya sendiri.

“Saya ingin mengatur ini," ujarnya.

Menteri Basuki juga mengatakan, dari sisi minat investor swasta untuk ikut mendanai pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, dinilainya cukup baik, sehingga tidak hanya dilakukan oleh BUMN. Pemerintah juga terus meningkatkan investasi swasta di sektor infrastruktur. Salah satunya melalui sekuritasi aset jalan tol seperti yang telah dilakukan sebelumnya untuk ruas Tol Jagorawi oleh PT. Jasamarga pada akhir Agustus lalu, tepatnya 31 Agustus 2017.

Peran swasta sangat penting, karena adanya keterbatasan anggaran pemerintah dibandingkan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan ekonomi Indonesia. Meskipun demikian, komitmen pemerintah telah ditunjukan dengan meningkatnya anggaran pembangunan infrastruktur pada 2015-2017.

Kementerian PUPR sendiri mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar, yakni sebesar Rp 106,91 triliun, atau yang tertinggi diantara kementerian/lembaga lainnya.

“Tentunya ini amanah yang harus kita jaga dan belanjakan secara efektif dan akuntabel untuk meningkatkan daya saing negara kita, di tengah persaingan internasional," jelasnya.

Menteri Basuki juga menyambut baik diselenggarakannya pameran ini, yang dinilainya bisa menjadi gambaran optimisme bisnis infrastruktur di Indonesia dengan prospek baik dimasa depan. Ia mencontohkan, pameran perumahan yang digelar Agustus lalu, dimana Bank BTN berhasil meraih nilai transaksi mencapai di atas Rp 5 triliun.

Transaksi tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang hanya meraih Rp 4 triliun.

"Keberhasilan tersebut menunjukan bahwa kita masih punya pasar yang kuat dalam pembangunan infrastruktur," ujarnya.

Pameran yang digelar oleh PT UBM Pameran Niaga Indonesia dan PT Pamerindo Indonesia tersebut adalah platform tepat bagi para pemain di industri beton, konstruksi, pertambangan, energi migas dan kemaritiman, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia Tenggara.



Pada ajang pameran internasional tersebut, Balitbang Kementerian PUPR juga berpartisipasi dengan menampilkan produk-produk hasil Litbang dan forum bisnis produk Litbang, dan dilakukannya penandatanganan minat menjadi aplikator produk litbang. Forum bisnis seperti ini diharapkan semakin banyak manfaatnya di masyarakat.

Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR, Danis H. Sumadilaga, Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Kementerian ESDM, Satry Nugraha, Kepala Badan Kejuruan Sipil Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Bambang Guritno, dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Rezeki Peranginangin.

Sementara itu, bagi PII, pameran ini menjadi kesempatan para insinyur sipil, akademisi, pelaku konstruksi, teknisi untuk dapat melihat dan menikmati langsung teknologi terkini dalam pembangunan infrastruktur.

"Pameran juga dapat memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, terutama konstruksi dan beton, agar tercipta kerja sama yang dapat memberikan manfaat lebih luas di masa mendatang," kata Ketua Badan Kejuruan Sipil PII, Bambang Guritno.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PUPR Minta Pengembang Perhatikan Rumah Kalangan Menengah ke Bawah

PUPR Minta Pengembang Perhatikan Rumah Kalangan Menengah ke Bawah

News | Selasa, 12 September 2017 | 15:40 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pangan di Papua

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pangan di Papua

Bisnis | Senin, 11 September 2017 | 00:01 WIB

Terkini

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×