Bangun Purwakarta dengan Latar Kebudayaan ala Dedi Mulyadi

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 17 September 2017 | 07:30 WIB
Bangun Purwakarta dengan Latar Kebudayaan ala Dedi Mulyadi
Taman dan ciri khas Kabupaten Purwakarta. (suara.com/Dendi Afriyan)

Suara.com - Memimpin sejak tahun 2003 sebagai Wakil Bupati, Dedi mengantarkan Purwakarta menjadi daerah yang unik. Di tambah, sejak tahun 2008 dia menjadi bupati sampai kini.

Selama itu, Dedi membangun Purwakarta sebagai kawasan yang mempunyai karakter kebudayaan yang kuat. Dia memadukan pembangunan berwawasan lingkungan, kepentingan publik dan karakter budaya sunda yang kental.

Salah satu kebijakan yang diambil dengan landasar kebudayaan adalah membuat pemberlakukan pemadatan jam belajar bagi semua jenjang pendidikan menjadi 5 hari, membangunan RKB baru dan sekolah satu atap.

Bangunan RKB di Purwakarta berbeda dengan ruang kelas yang dibangun pada umumnya. RKB yang dibangun itu dilengkapi sejumlah fasilitas. Seperti, tersedia ruang toilet di setiap kelasnya, wastafel, serta pengeras suara. Jadi, ruang kelas ini diciptakan lebih beradab.

Selain itu, pemkab juga telah menerapkan wajib belajar 12 tahun dan menggratiskan biaya sekolah hingga tingkat SMA/Sederajat. Kemudian, kebijakan mengenai revolusi makanan untuk siswa sekolah dasar (SD). Sejak beberapa tahun lalu, para siswa tersebut tak lagi jajan di sekolah. Mereka, lebih memilih membawa bekal makanan dari rumah.

Pamkab juga memberlakukan larangan membawa kendaraan bermotor ke sekolah bagi pelajar, menggiatkan lagi bersepeda, serta memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.00 WIB.

Purwakarta juga membangun infrastruktur kota dengan mengedepankan ciri khas kota dengan desain-desain bernuansa budaya. Salah satunya gerbang selamat datang, Gapura Indung Karahayuan, yang merupakan salah satu ikon Purwakarta.

“Kita harus membangun dengan karakter pembangunan yang memiliki identitas lingkungan. Yaitu memiliki nilai kemanusiaan, nilai kesatuan, nilai kerakyatan dan keadilan. Kalau semua itu mau diterapkan, maka harus kembali pada kebudayaan,” kata Dedi saat ditemui suara.com di ruang kerjanya di Purwakarta pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dedi Mulyadi: Lawan Saya Bukan Dedi Mizwar dan Ridwan Kamil

Dedi Mulyadi: Lawan Saya Bukan Dedi Mizwar dan Ridwan Kamil

Video | Senin, 11 September 2017 | 17:06 WIB

Dedi Mulyadi: Saya Diancam dan Dikejar-kejar Pakai Pedang

Dedi Mulyadi: Saya Diancam dan Dikejar-kejar Pakai Pedang

wawancara | Senin, 11 September 2017 | 07:00 WIB

Dedi Mulyadi Tanggapi Rencana FPI Jihad ke Myanmar

Dedi Mulyadi Tanggapi Rencana FPI Jihad ke Myanmar

News | Kamis, 07 September 2017 | 17:09 WIB

Ini Visi Dedi Mulyadi Jika Jadi Gubernur Jawa Barat

Ini Visi Dedi Mulyadi Jika Jadi Gubernur Jawa Barat

News | Kamis, 07 September 2017 | 16:47 WIB

Dedi Mulyadi Klaim Elektabilitasnya Tinggi Jelang Pilgub Jabar

Dedi Mulyadi Klaim Elektabilitasnya Tinggi Jelang Pilgub Jabar

News | Kamis, 07 September 2017 | 16:08 WIB

Dedi Mulyadi: Golkar Hati-hati karena Sayang Saya

Dedi Mulyadi: Golkar Hati-hati karena Sayang Saya

News | Kamis, 07 September 2017 | 15:53 WIB

Dedi Mulyadi: Belum Ada MoU Koalisi Golkar-PDIP di Pilgub Jabar

Dedi Mulyadi: Belum Ada MoU Koalisi Golkar-PDIP di Pilgub Jabar

News | Rabu, 06 September 2017 | 11:34 WIB

Golkar Belum Tentu Usung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar

Golkar Belum Tentu Usung Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 17:32 WIB

Menag dan Bupati Purwakarta Datangi Istri Zoya

Menag dan Bupati Purwakarta Datangi Istri Zoya

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 01:00 WIB

Terkini

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

×