Atasi Defisit Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Atasi Defisit Air Kota Tarakan, Kementerian PUPR Bangun 2 Embung
Salah satu embung yang sedang dibangun di Kalimantan Utara. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Sesuai dengan amanat Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan ketahanan air di berbagai wilayah di Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  melalui Ditjen Sumber Daya Air membangun sejumlah tampungan air, baik bendungan maupun embung.

Salah satunya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan luas sekitar 250 km2. Kawasan ini merupakan pulau yang tidak memiliki sungai besar, sehingga diperlukan banyak embung dan waduk yang bisa menjadi sumber air baku warga dan antisipasi kekurangan air pada musim kemarau.

Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie,  meninjau kemajuan pembangunan salah satu embung di Kota Tarakan, Embung Rawasari.

“Embung besar untuk tampungan air bagi suplai air baku masyarakat Tarakan, karena dinilai sangat kurang. Pembangunannya dimulai 2016 dan diharapkan 2018 selesai,” kata presiden, di Tarakan, Jumat (6/10/2017).

Sementara itu, Basuki menyampaikan, kebutuhan air di Kota Tarakan yang dihuni sekitar 200 ribu orang, sekitar 900 liter/detik dan sejauh ini baru tercukupi 400 liter/detik dari embung-embung yang sudah ada.

“Di pulau kecil seperti Tarakan, kebutuhan airnya tidak bisa mengandalkan air tanah, karena terpengaruh air laut yang payau," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini embung menjadi solusi terbaik untuk memasok kebutuhan air baku di Tarakan, karena curah hujan di kota ini cukup tinggi sepanjang tahun. Untuk itu Kementerian PUPR membangun dua embung baru, yaitu Rawasari dan Indulung, dengan kapasitas total tampungan 235 ribu m3, dengan debit pengambilan 250 liter/detik. Kesediaan air ini utamanya untuk memenuhi kebutuhan air baku domestik dan industri.

Embung Rawasari memiliki luas genangan 3,22 ha, dengan kapasitas tampung 112 ribu m3 dan dibangun dengan anggaran Rp 68,44 miliar. Embung juga dilengkapi jaringan perpipaan sepanjang 4 km, diameter 40 cm, dan dilengkapi 2 unit pompa dengan debit pengambilan sebesar 100 liter/detik.

"Pengerjaan Rawasari dilakukan selama tiga tahap. Tahap I pada 2016 dan saat ini sudah masuk tahap kedua, dengan targetselesai akhir 2018,” ujar Basuki.

Sementara, pembangunan Embung Indulung juga disertai pembangunan jaringan pipa air baku sepanjang 11 km, 2 unit pompa, genset, pos jaga dan bangunan pelengkap lainnya untuk melayani kebutuhan air di 3 kelurahan, yaitu Kelurahan Kampung, Pantai Amal, dan Kampung Enam.

Total biaya pembangunan embung ini mencapai Rp 168 miliar, dengan luas genangan sebesar 2,62 ha, dan kemampuan tampungan efektif mencapai 123 ribu m3.  

Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain, Walikota Tarakan, Sofian Raga, Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Kementerian PUPR, Amir Hamzah, Kepala BWS Kalimantan III, Anang Muchlis, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII, Timbul Manahan Pasaribu, dan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S. Atmawidjaja.

Air Embung Bengawan sudah Dinikmati Warga
Sebelumnya, pada 2015, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan Embung Bengawan di Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, seluas 477 ha, dengan anggaran sebesar Rp 85,87 miliar. Volume air yang dapat ditampung sebesar 148 ribu m3, dengan debit pengambilan 100 liter/detik. Untuk menjaga tampungan air tidak hilang saat kemarau, Kementerian PUPR menggunakan teknologi khusus.  

"Apabila kemarau mengakibatkan terjadi penurunan tinggi muka air, maka kita terapkan teknologi geomembran, supaya airnya tidak hilang terserap. Hal ini yang juga akan diterapkan di Embung Rawasari " terang Amir.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Lumbung Pangan Nasional, PUPR Bangun 2 Bendungan di Banten

Dukung Lumbung Pangan Nasional, PUPR Bangun 2 Bendungan di Banten

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 11:04 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB