Dukung Lumbung Pangan Nasional, PUPR Bangun 2 Bendungan di Banten

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 06 Oktober 2017 | 11:04 WIB
Dukung Lumbung Pangan Nasional, PUPR Bangun 2 Bendungan di Banten
Proses pembangunan bendungan Sindang Heula, Banten. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan bendungan multifungsi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai pada 2019. Selain Karian, Kementerian PUPR, melalui Ditjen Sumber Daya Air juga tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sindang Heula, di Kabupaten Serang, untuk mendukung Provinsi Banten sebagai lumbung pangan nasional. Bendungan ini ditargetkan selesai 2018.

Kedua bendungan tersebut merupakan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016 tentang percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Bendungan Sindang Heula dibangun untuk menampung aliran Sungai Cibanten, dengan volume tampungan total sebesar 9,26 juta meter kubik, dengan luas genangan 128,50 ha.

"Di Banten, kami sedang membangun dua bendungan. Selain Bendungan Karian, kami juga membangun Bendungan Sindang Heula, yang ukurannya lebih kecil dan ditargetkan selesai pada 2018. Bendungan ini akan mengairi daerah irigasi seluas 1.000 ha," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Banten, Rabu (4/9/2017).

Sementara itu, Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Ni Made Sumiarsih, menyebutkan bahwa selain irigasi, bendungan Sindang Heula menjadi salah satu sumber air baku dengan debit 0,8 m3/detik bagi Kota Serang dan Kabupaten Serang, serta sebagai sarana pengendalian banjir wilayah tersebut sebesar 900 m3.

Bendungan Sindang Heula mulai dibangun sejak November 2015, dengan anggaran sebesar Rp 427 miliar. Saat ini, kemajuan konstruksinya sudah mencapai 44 persen.

Tahun ini, Kementerian PUPR juga menargetkan akan menyelesaikan rehabilitasi saluran primer pada Daerah Irigasi Cidurian sepanjang 11 km, yang mengairi 1.735 ha lahan pertanian, dengan anggaran Rp 17,9 miliar. Rehabilitasi juga dilakukan pada saluran primer Daerah Irigasi Pamarayan sepanjang 6,1 km, yang mengaliri 257 ha lahan pertanian, dengan anggaran Rp 11,2 miliar.

Pemerintah juga bangun jembatan gantung
Sementara itu, Menteri Basuki mengatakan, pada 2017 dan 2018, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga akan membangun jembatan gantung untuk masyarakat di Provinsi Banten.

"Bantuan pembangunan jembatan gantung itu sebanyak 30 unit atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo," katanya.



Ia menambahkan, pembangunan jembatan gantung merupakan bentuk perhatian Presiden Jokowi terhadap masyarakat Provinsi Banten. Bantuan itu tidak hanya di Kabupaten Lebak, tapi juga daerah lain di Banten yang membutuhkan.

Provinsi Banten memiliki banyak daerah aliran sungai, sehingga keberadaan jembatan gantung sangat dinanti warga.

"Kami berharap, Pemprov Banten bersama Pemerintah Kabupaten terkait dapat segera menetapkan daerah mana saja yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan gantung. Kami akan cek juga kesiapannya, seperti lahan," katanya.

Pada 2015, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga telah membangun 10 jembatan gantung di Kabupaten Lebak, Banten, yakni Jembatan Kolelet, Ranca Wiru, Leuwi Loa, Cisimeut, Cigeulis,  Cidikit, Cicariu, Bojong Apus, Cihambali, dan Jembatan Cidadap.

"Hadirnya jembatan-jembatan ini akan mempermudah dan memperpendek akses masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga," kata Basuki.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang antara 50-132 meter. Misalnya, jembatan gantung Kolelet yang memiliki panjang 132 meter dengan lebar 1,7 meter. Konstruksi bangunan atas menggunakan baja dan konstruksi bangunan bawah menggunakan beton.

Jembatan ini sudah digunakan warga dari Desa Kolelet ke Desa Kembang, maupun sebaliknya.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dengan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Serahkan Bansos PKH di Cilegon-Banten

Presiden Jokowi Serahkan Bansos PKH di Cilegon-Banten

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 09:19 WIB

Kementerian PUPR Dukung Pengembang Indonesia Sediakan Perumahan

Kementerian PUPR Dukung Pengembang Indonesia Sediakan Perumahan

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 15:12 WIB

Minta Dipercepat, Presiden Tinjau Bendungan Karian di Banten

Minta Dipercepat, Presiden Tinjau Bendungan Karian di Banten

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 09:31 WIB

Terkini

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:31 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:30 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

×