Terima Aduan Warga Jakarta, Anies "Mention" Ahok

Pebriansyah Ariefana
Terima Aduan Warga Jakarta, Anies "Mention" Ahok
Gubernur Anies Baswedan di ruang Jakarta Smart City, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017). [suara.com/Bowo Raharjo]

Anies tidak melarang warga datang ke Balai Kota untuk mengadukan berbagai persoalan yang dialami.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai menerima aduan dari warga Jakarta di Balai Kota, Kamis (19/10/2017) pagi. Momen pertama kali menerima aduan itu dia pamerkan di akun Twitternya, @aniesbaswedan.

Di Twitter itu, dia menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lewat mention @basuki_btp. Nama Djarot Saiful Hidayat juga disebut.

"Menerima pengaduan dan harapan warga di Balaikota. Pola menerima pengaduan yang sudah dimulai oleh Pak @basuki_btp dan Pak Djarot," tulis Anies di Twitter itu.

Pagi tadi, Anies mengatakan tidak melarang warga datang ke Balai Kota untuk mengadukan berbagai persoalan yang dialami, seperti biasa dilakukan pada era kepemimpinan Ahok dan Djarot.

Namun, Anies mengatakan sistem pengaduan warga akan dibuka sampai ke tingkat kelurahan dan kecamatan. Dengan begitu, warga tidak harus jauh-jauh datang ke Balai Kota DKI setiap pagi.

Anies menerangkan, pagi ini ada warga rumah susun sederhana sewa yang mengadukan persoalan di tempat tinggalnya. Ia mengadukan ada genangan air di area rusun. Untuk diketahui, setiap pagi pada hari kerja, pemprov sudah menyediakan petugas dan delapan meja pengaduan di pendopo Balai Kota.

Pengaduan yang diterima mulai dari bidang ketenagakerjaan, pengaduan umum, pengaduan rusun/rumah, pengaduan kesehatan, pengaduan pendidikan, pengaduan bidang pajak daerah, dan pengaduan PTSP/perizinan. Warga bisa datang dan berkonsultasi dengan petugas, sebelum akhirnya pengaduan tersebut ditindaklanjuti oleh Anies atau Sandiaga.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS