Pemuda Muhammadiyah Endus Ada Kekuatan di Balik Kasus Novel

Yazir Farouk, Nikolaus Tolen

Sabtu, 04 November 2017 | 13:38 WIB
Pemuda Muhammadiyah Endus Ada Kekuatan di Balik Kasus Novel
Diskusi bertajuk Kasus Novel Setelah 200 Hari di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017) [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mendesak agar dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) setelah lebih dari 200 hari kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan belum terungkap. Dahnil mengatakan ada faktor nonteknis dan kekuatan yang lengkap di balik penyerangan terhadap Novel sehingga kasus sulit diungkap.

"Untuk mengusut ini kemudian kami meminta dibentuk TGPF. Ini masalah nonteknis, ada kekuatan yang paripurna di belakang itu," kata Dahnil dalam diskusi bertajuk Kasus Novel Setelah 200 Hari di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017).

Dahnil menegaskan dibentuknya TGPF semata-mata untuk membantu mengungkap kasus penyerangan air keras yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal itu. Jadi, pembentukan TGPF bukan untuk menyingkirkan tugas kepolisian.

"TGPF ini penting karena melalui itu bisa mengumpulkan banyak fakta dari yang lain. Ini jangan diartikan sebagai upaya mereduksi kinerja polisi, justru ini akan membantu polisi untuk menyelesaikan masalah nonteknis," katanya.

Menurut Dahnil, polisi belum bekerja maksimal. Sebab, mereka belum melihat CCTV dari Pemprov DKI yang mempunyai akses melihat siapa saja yang keluar-masuk di daerah rumah Novel Baswedan.

"Polisi belum lihat CCTV dari Pemprov DKI agar jadi tahu siapa yang keluar-masuk daerah rumah Novel. Justru ini sudah diungkap oleh salah satu televisi swasta. Sebenarnya ini tidak terlalu sulit," kata Dahnil.

Untuk pembentukan TGPF, Dahnil mengatakan sudah menghubungi pihak Istana untuk menyampaikan hal ini. Ia juga menuturkan seharusnya Presiden Joko Widodo tidak hanya mendengar perkembangan kasus Novel dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, tapi juga dari pihak sipil lainnya.

"Jangan hanya satu saja sumber yang didengar oleh Presiden. Tapi banyak sumber dari kelompok sipil yang sesungguhnya itu bisa jadi pembanding," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sudah Periksa 60 Saksi, Kasus Novel Masih Gelap

Polisi Sudah Periksa 60 Saksi, Kasus Novel Masih Gelap

News | Sabtu, 04 November 2017 | 12:32 WIB

Penyerang Novel Belum Ditangkap, Pembunuhan Munir Disinggung

Penyerang Novel Belum Ditangkap, Pembunuhan Munir Disinggung

News | Sabtu, 04 November 2017 | 12:00 WIB

Jokowi Minta Kasus Novel Transaparan, Polisi Bilang Gamblang

Jokowi Minta Kasus Novel Transaparan, Polisi Bilang Gamblang

News | Jum'at, 03 November 2017 | 14:04 WIB

Kasus Novel, Jokowi Sempat Lupa Istilah TGPF

Kasus Novel, Jokowi Sempat Lupa Istilah TGPF

News | Jum'at, 03 November 2017 | 12:11 WIB

Kabareskrim: Ungkap Kasus Penyerangan Novel Terbilang Sulit

Kabareskrim: Ungkap Kasus Penyerangan Novel Terbilang Sulit

News | Rabu, 01 November 2017 | 20:26 WIB

Tuntaskan Kasus Novel, Mau Jenderal, Kopral, Sama di Mata Hukum

Tuntaskan Kasus Novel, Mau Jenderal, Kopral, Sama di Mata Hukum

News | Rabu, 01 November 2017 | 18:00 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×