Array

Indonesia Minta Korut Patuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB

Senin, 13 November 2017 | 00:01 WIB
Indonesia Minta Korut Patuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB
Korea Utara kembali menembakkan sebuah rudal pada Jumat (15/9)

Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur (East Asia Summit/EAS) membahas masalah-masalah di Semenanjung Korea.

KTT Asia Timur atau "East Asia Summit" (EAS) ke-12 akan dilaksanakan di Manila, Filipina pada Selasa, 14 November 2017.

"Di EAS itu setiap negara berhak menyampaikan isu-isu yang menjadi kepeduliannya. Saya tidak terkejut bila isu Semenanjung Korea menjadi salah satu isu yang dibahas di EAS. Saya kira itu akan dibahas," kata Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi di Manila, Minggu (12/11/2017).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya dorongan khusus dari Presiden Korea Selatan Moon Jae-in kepada Presiden RI Joko Widodo untuk memasukkan isu Semenanjung Korea ke dalam agenda pembahasan di EAS, Menlu Retno mengatakan tidak ada permintaan atau dorongan tersebut dari Presiden Korsel selama kunjungannya ke Indonesia.

"Saya rasa kami semua di EAS 'concern' mengenai situasi di Semenanjung Korea. Jadi tidak ada dorongan dari Presiden Korea Selatan," ujar dia.

Menlu RI menyampaikan bahwa Indonesia dan ASEAN mempunyai posisi yang sama dalam menyikapi masalah di Semenanjung Korea, di mana Indonesia dan ASEAN berulang kali mengecam aksi uji coba rudal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Korea Utara.

"Kita juga meminta Korea Utara untuk melaksanakan kewajibannya terkait Resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Menlu Retno.

Uji coba nuklir yang terus dilakukan Korea Utara belakangan ini menjadi salah satu pembahasan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, saat keduanya bertemu di Istana Bogor, Kamis (9/11/2017).

Dalam pernyataan pers bersama, Jokowi menekankan posisi Indonesia yang mendesak agar Korea Utara mematuhi semua Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait denuklirisasi Semenanjung Korea.

Baca Juga: Mengintip Sanksi Mengerikan Uni Eropa ke Korea Utara

"Dan Korea Utara harus menghentikan uji coba peluncuran balistik misil. Saya menghargai posisi Presiden Moon yang masih membuka kemungkinan penyelesaian melalui dialog," kata Jokowi.

Presiden Moon yang selanjutnya menyampaikan pernyataan pers pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. Selama ini, Korsel sebagai negara tetangga Korut memang menjadi salah satu negara yang mengkritik uji coba nuklir tersebut.

"Saya terima kasih atas dukungan Presiden Jokowi untuk penyelesaian masalah Korea Utara secara damai, perdamaian semenanjung korea secara permanen," kata Moon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI