Jimly Minta Masyarakat Tak Berlebihan Hakimi Novanto

Chaerunnisa | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 19 November 2017 | 19:31 WIB
Jimly Minta Masyarakat Tak Berlebihan Hakimi Novanto
Meme sindiran ke Setya Novanto

Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie prihatin dengan Ketua DPR Setya Novanto. Setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, dan dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana (RSCM), Jakarta Pusat, tidak banyak yang membela tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP itu.

"Kasihan saja (Novanto), ya kasihan. Nggak ada yang bela. Cuma satu orang," kata Jimly seusai menghadiri acara di Gedung Graha Adhya Wicaksana Pusdatin Kemhan, Jalan Raya Fatmawati Nomor 1, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2017).

Jimly tidak menjelaskan satu orang yang yang dimaksud. Namun, belakangan ini satu orang yang kerap membela Novanto adalah pengacara Fredrich Yunadi.

Meski begitu, Jimly meminta masyarakat tidak memberikan kritik berlebihan untuk ketua umum Partai Golkar itu.

"Jangan juga berlebihan kita menghakimi dia. Biar proses hukum itu proses yang rasional, hormati prosesnya, dia belum tentu salah. Nanti dia terbukti salah sesudah putusan pengadilan," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, tidak ada rencana membesuk Novanto di RSCM Kencana. Pasalnya, dia takut masyarakat berpikir negatif dan salah paham jika membesuk Novanto.

"Tapi saya rasa kalau kita berlebihan dengan menghujat, nanti akan menimbulkan simpati. Nanti jadi salah lagi. Pokoknya jangan berlebihan lah," ungkapnya.

Selain itu, Jimly juga meminta masyarakat tidak mengkaitkan-kaitkan kasus hukum Novanto dengan pekerjaan dia sebagai ketua DPR.

"Ini kan perilaku pribadi, maka setiap orang harus pertanggung jawabkan perilaku pribadinya. Kalau perilaku pribadi melakukan pelanggaran hukum. Pertanggungjawabkan secara hukum. Lalu kita tidak perlu jelekkan DPR secara institusi. Ini urusan pribadi orang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jimly Imbau Anggota DPR Jangan Bela Novanto

Jimly Imbau Anggota DPR Jangan Bela Novanto

News | Minggu, 19 November 2017 | 19:19 WIB

Pengacara Puji Penanganan Setnov di RSCM

Pengacara Puji Penanganan Setnov di RSCM

News | Minggu, 19 November 2017 | 19:04 WIB

Zulkifli Hasan Minta Novanto Patuhi Proses Hukum

Zulkifli Hasan Minta Novanto Patuhi Proses Hukum

News | Minggu, 19 November 2017 | 19:01 WIB

Polda Metro Boleh Periksa Novanto, Asal...

Polda Metro Boleh Periksa Novanto, Asal...

News | Minggu, 19 November 2017 | 18:36 WIB

Soal Sakit Novanto, Ketua MPR: Tanya Dokternya!

Soal Sakit Novanto, Ketua MPR: Tanya Dokternya!

News | Minggu, 19 November 2017 | 18:03 WIB

Kenapa Dokter Rahasiakan Kondisi Setya Novanto?

Kenapa Dokter Rahasiakan Kondisi Setya Novanto?

News | Minggu, 19 November 2017 | 17:38 WIB

Ketua MPR Sebut DPR Sudah Hancur Gara-gara Novanto

Ketua MPR Sebut DPR Sudah Hancur Gara-gara Novanto

News | Minggu, 19 November 2017 | 17:21 WIB

Sam Aliano Dua Kali Kirim Bunga ke RSCM, Kali Ini #SaveMrBakpao

Sam Aliano Dua Kali Kirim Bunga ke RSCM, Kali Ini #SaveMrBakpao

News | Minggu, 19 November 2017 | 16:59 WIB

Istri Novanto Akan Diperiksa, Pengacara: Datang Kalau Nggak Sakit

Istri Novanto Akan Diperiksa, Pengacara: Datang Kalau Nggak Sakit

News | Minggu, 19 November 2017 | 16:36 WIB

Masih Dirawat, Setya Novanto Tanyakan Ini ke Pengacara

Masih Dirawat, Setya Novanto Tanyakan Ini ke Pengacara

News | Minggu, 19 November 2017 | 17:02 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB