BMKG: Siklon Tropis Cempaka Menuju Indonesia

Ardi Mandiri

Selasa, 28 November 2017 | 03:14 WIB
BMKG: Siklon Tropis Cempaka Menuju Indonesia
Ilustrasi badai (Reuters/NOAA).

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan bibit siklon tropis 95S telah berkembang menjadi siklon tropis (badai) Cempaka dan bergerak menuju wilayah Indonesia, kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo.

"Berdasarkan hasil analisis BMKG pada pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis Cempaka berada di perairan sebelah selatan Jawa Tengah, yakni di sekitar 8,6 lintang selatan dan 110,8 bujur timur atau 100 kilometer sebelah selatan-tenggara Cilacap," katanya di Cilacap, Senin malam.

Ia mengatakan siklon tropis Cempaka bergerak ke arah timur laut menuju wilayah Indonesia dengan kecepatan 5 knots atau 9 kilometer per jam.

Menurut dia, tekanan terendah siklon tropis Cempaka mencapai 999 milibar dengan kekuatan 65 kilometer per jam atau 35 knots.

Ia mengakui sebelum menjadi badai (siklon tropis Cempaka), bibit siklon tropis 95S sempat diprakirakan menjauhi wilayah Cilacap dan saat itu tekanannya masih 1.000 milibar.

"Ternyata sedikit bergeser menuju wilayah Indonesia dan menjadi siklon tropis Cempaka meskipun posisinya agak jauh dari Cilacap. Dampak siklon tropis Cempaka ini diprakirakan cukup besar dirasakan di perairan selatan Purworejo hingga Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Cilacap pada Senin (27/11) malam, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi di wilayah Kebumen ke timur seiring dengan pertumbuhan siklon tropis Cempaka.

Sementara di Cilacap, kata dia, hingga Senin sore hingga malam terjadi hujan ringan dan anginnya cukup kencang.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan posisi siklon tropis Cempaka pada hari Selasa (28/11), pukul 19.00 WIB, diprakirakan berada di sekitar 8,3 lintang selatan dan 109,1 bujur timur atau sekitar 165 km sebelah barat-barat daya Cilacap yang bergerak ke arah barat menuju wilayah Indonesia dengan kecepatan 4 knots atau 8 kilometer per jam.

"Tekanan terendah siklon tropis Cempaka pada hari Selasa (28/11), pukul 19.00 WIB, diprakirakan mencapai 996 milibar dengan kekuatan 75 kilometer per jam atau 40 knots," katanya.

Ia mengatakan siklon tropis Cempaka memberikan dampak berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, kata dia, angin kencang dengan kecepatan hingga 20 knots berpotensi terjadi di wilayah Banten hingga Yogyakarta.

Menurut dia, siklon tropis Cempaka juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah Indonesia.

"Bahkan, tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, dan Samudra Hindia selatan Jawa Tengah," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Menewaskan 22 Orang, Topan Nate Ancam Pesisir Teluk AS

Setelah Menewaskan 22 Orang, Topan Nate Ancam Pesisir Teluk AS

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 05:50 WIB

22 Orang Tewas saat Badai Nate Terjang Amerika Tengah

22 Orang Tewas saat Badai Nate Terjang Amerika Tengah

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 08:48 WIB

Jerman Dihantam Badai, 6 Orang Tewas

Jerman Dihantam Badai, 6 Orang Tewas

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 06:46 WIB

Badai Maria, Pitbull Kirim Jet Pribadi Evakuasi Pasien Kanker

Badai Maria, Pitbull Kirim Jet Pribadi Evakuasi Pasien Kanker

Entertainment | Kamis, 28 September 2017 | 06:56 WIB

Ini "Pemakamanan" Ratusan Ribu Mobil "Korban" Badai Harvey

Ini "Pemakamanan" Ratusan Ribu Mobil "Korban" Badai Harvey

Otomotif | Jum'at, 22 September 2017 | 08:44 WIB

Badai Maria Ancam Puerto Riko 6 Bulan Gelap Gulita

Badai Maria Ancam Puerto Riko 6 Bulan Gelap Gulita

News | Jum'at, 22 September 2017 | 07:46 WIB

Bangkai Monster Terlihat di Texas, Setelah Badai Harvey

Bangkai Monster Terlihat di Texas, Setelah Badai Harvey

Your Say | Rabu, 20 September 2017 | 15:00 WIB

7 WNI Korban Badai Irma Dievakuasi, Bagaimana Kondisinya?

7 WNI Korban Badai Irma Dievakuasi, Bagaimana Kondisinya?

News | Minggu, 17 September 2017 | 11:02 WIB

Ini Antisipasi Kemenlu untuk Lindungi WNI dari Badai Irma

Ini Antisipasi Kemenlu untuk Lindungi WNI dari Badai Irma

News | Senin, 11 September 2017 | 04:00 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×