Tak Mau Beri Pesan Kepada Panglima TNI Baru, Ini Alasan Gatot

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 08 Desember 2017 | 19:09 WIB
Tak Mau Beri Pesan Kepada Panglima TNI Baru, Ini Alasan Gatot
Marsekal Hadi Tjahjanto dalam fit and proper test calon Panglima TNI [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Setelah diberhentikan sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo, Jenderal Gatot Nurmantyo ‎enggan memberikan pesan kepala Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai penggantinya.

Gatot diberhentikan dengan hormat karena akan memasuki masa pensiun awal April 2018 mendatang. Gatot mengaku tidak mau memberikan pesan kepada Hadi lantaran sekarang dirinya sudah tak Panglima TNI lagi.

"Saya tidak memberi pesan apa-apa, mengapa, karena Pak Hadi sekarang adalah atasan saya. Karena sejak tadi disampaikan dalam keputusan Presiden, sejak ditandatangani surat ini maka secara resmi, de facto dan de jure adalah pak Hadi (pimpinan TNI tertinggi)," kata Gatot kepada wartawan usai upacara pelantikan Panglima TNI baru di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

‎Oleh sebab itu, lanjut dia, tidak elok jika dirinya menasehati Hadi yang kini telah resmi menjabat Panglima TNI. Gatot setelah diberhentikan dengan hormat sebagai Panglima TNI, kini sebagai perwira tinggi (Pati) Mabes TNI dan tak punya jabatan apa-apa hingga berakhir kedinasannya pada akhir Maret 2018.

"Maka tidak etis saya memberikan nasehat ke Pak Hadi, karena saya sekarang adalah perwira Pati Mabes TNI. Sudah begitu ya," ujar dia.

Gatot menambahkan, ia tetap menghabiskan sisa waktu kedinasannya sebagai Pati Mabes TNI yang tersisa sekitar tiga bulan lagi. Dia mengaku tak akan pensiun dini.

"Tidak akan pensiun dini," kata dia.

‎Program-program Mabes TNI dibuat untuk jangka lima tahun bersama para Kepala Staf Angkatan. Sehingga program itu, kata dia, sudah berjalan setiap tahunnya. Jadi tak ada pesan untuk melanjutkan program yang belum berjalan untuk dilanjutkan oleh Panglima baru.

"Sehingga tidak ada program-program khusus, hanya berdasarkan prioritas sesuai dengan kondisi situasi tahun tersebut. Dan selama ini saya dan Pak Hadi kan bersama-sama terus. Markasnya tinggal jalan kaki saja, jadi tidak ada masalah lagi," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadi Resmi Pegang Tongkat Komando TNI

Hadi Resmi Pegang Tongkat Komando TNI

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 17:51 WIB

Jelang Pelantikan Panglima TNI Baru, Menteri Srikandi Swafoto

Jelang Pelantikan Panglima TNI Baru, Menteri Srikandi Swafoto

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 17:03 WIB

KontraS: Panglima Baru TNI Harus Junjung Prinsip HAM

KontraS: Panglima Baru TNI Harus Junjung Prinsip HAM

News | Jum'at, 08 Desember 2017 | 07:57 WIB

Suasana Saat Marsekal Hadi Diperkenalkan di Rapat Paripurna DPR

Suasana Saat Marsekal Hadi Diperkenalkan di Rapat Paripurna DPR

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 17:12 WIB

Disetujui Jadi Panglima TNI, Hadi: Perasaan Saya Plong

Disetujui Jadi Panglima TNI, Hadi: Perasaan Saya Plong

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 17:12 WIB

Terkini

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

×