Perkenalkan, Ibu Memberiku Nama 'Pintu Pemberitahuan'

Reza Gunadha

Kamis, 28 Desember 2017 | 12:54 WIB
Perkenalkan, Ibu Memberiku Nama 'Pintu Pemberitahuan'
Pintu Pemberitahuan diapit adik (kiri) dan ibunya (kanan) di studio milik keluarganya, Minggu (24/12/2017). [Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja]

Suara.com - Gelombang krisis moneter yang membuat perekonomian masyarakat Indonesia 18 tahun silam, justru mengilhami Iswanto dan Luwi, warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan nama unik kepada buah hati mereka: “Pintu Pemberitahuan”.

“Panggil saya Pintu,” tutur pemuda berambut lurus rapi sambil bersalaman memperkenalkan diri kepada jurnalis Harian Jogja—jaringan Suara.com, Minggu (24/12) akhir pekan lalu.

Pintu, seperti dilansi Harian Jogja, Kamis (28/12/2017), menjadi terkenal setelah foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya diunggah dan viral di media sosial.

Diselingi dengan oboralan basa-basi, pemuda kelahiran 26 Februari 1999 ini lantas beranjak ke salah satu bangunan artistik yang terletak di sisi paling selatan.

Ia mengajak masuk ke studio lukis milik ibunya, Luwi Utami dan sekaligus studio milik keluarga yang bernuansa khas Pulau Dewata.

Entah kebetulan atau tidak, di ruangan yang dindingnya didominasi motif kotak-kotak hitam dan putih ini, anggota keluarga Pintu tengah berkumpul.

Ada ibunya Luwi dan adik perempuan Pintu bernama Calvina Azumi Putri Pratiwi, yang menyambut dengan ramah.

Luwi seolah mengetahui kedatangan ini karena nama unik putranya itu; Pintu Pemberitahuan.

baca juga

Suasana di ruangan yang penuh dengan deretan piala ini tak kaku. Luwi yang kala itu mengenakan kaus panjang hangat berwarna abu-abu mempersilakan duduk untuk berbincang-bincang dengan putra sulungnya.

“Ada yang panggil Pintu. Ada juga yang Pinto atau Pito,” tutur Pintu menyebut beberapa nama panggilannya.

Bagi pemuda berumur 18 tahun itu, nama Pintu Pemberitahuan semula seperti nama lain pada umumnya. Tak ada yang aneh dengan nama itu, hingga ia duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Teman-teman sebayanya mulai mengejek nama nyentriknya itu.

Lama-kelamaan, Pintu memberanikan diri bertanya kepada ibunya. Ingin memastikan kenapa diberi nama Pintu Pemberitahuan.

Bukannya terbawa oleh ejekan teman-teman sebayanya, setelah tahu alasannya, Pintu justru menerima penjelasan sang ibu.

Sambil duduk santai, cerita mengalir dari Pintu. Menurut penjelasan sang ibu, namanya lekat dengan sejarah perjalanan keluarganya.

Pada 1999, kedua orang tuanya Iswanto-Luwi menggelar pameran lukisan tunggal di Jakarta. Sebuah keputusan yang sangat berani. Sebab, kondisi perekonomian Indonesia saat itu nyaris lumpuh.

Harga-harga melambung tinggi. Nilai tukar rupiah merosot tajam. Daya beli masyarakat sangat rendah. Jangankan membeli barang sekunder seperti lukisan, tidak sedikit masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan primernya.

Lumpuhnya sendi-sendi perekonomian ini juga berdampak pada kehidupan kedua orang tuanya.

Dengan pendapatan pas-pasan plus masih tinggal ngontrak sebuah rumah di wilayah Kasongan, kedua orang tuanya nekat menggelar pameran tunggal untuk dapat bertahan di kondisi yang tak menentu kala itu.

Singkat cerita, tanda-tanda kenekatan kedua orang tuanya tersebut ternyata membuahkan hasil. Hari pertama pameran, sebuah lukisan karya ayahnya laku terjual sekitar Rp20 juta, lukisan yang berjudul Pintu Pemberitahuan.

Bahkan lukisan yang menggambarkan seorang joki memacu kudanya demi berjuang tersebut tak butuh waktu lama untuk dibeli kolektor, hanya 20 menit setelah pameran dibuka.

Seolah jadi pertanda, ibunya lantas berinisiatif memberikan nama Pintu Pemberitahuan kepada janin yang di kandungnya.

Tak berapa lama, sesaat setelah lukisan ayahnya terjual janin laki-laki tersebut kemudian lahir ke dunia. [Rheisnayu Cyntara/Nina Atmasari]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Parah! Pengunjung Taman Safari Beri Makan Gajah Pakai Uang

Parah! Pengunjung Taman Safari Beri Makan Gajah Pakai Uang

Tekno | Rabu, 27 Desember 2017 | 20:35 WIB

Lepas Seragam di Udara Ekstrem, Polisi Selimuti Bayi yang Dibuang

Lepas Seragam di Udara Ekstrem, Polisi Selimuti Bayi yang Dibuang

Tekno | Rabu, 27 Desember 2017 | 20:20 WIB

Hindari Razia, Lelaki Ini Pura-Pura Bisu tapi Ketahuan

Hindari Razia, Lelaki Ini Pura-Pura Bisu tapi Ketahuan

Tekno | Rabu, 27 Desember 2017 | 18:53 WIB

Anda Pasti Tertawa kalau Masuk WC Umum Ini

Anda Pasti Tertawa kalau Masuk WC Umum Ini

Tekno | Rabu, 27 Desember 2017 | 17:19 WIB

Sudah Meninggal dan Dikremasi 7 Bulan Lalu, Lelaki Ini Hidup Lagi

Sudah Meninggal dan Dikremasi 7 Bulan Lalu, Lelaki Ini Hidup Lagi

Tekno | Rabu, 27 Desember 2017 | 08:21 WIB

Terkini

Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya

Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:35 WIB

Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim

Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan

Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:29 WIB

Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor

Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:24 WIB

MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR

MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:24 WIB

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:14 WIB

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:00 WIB

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:50 WIB

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:48 WIB

×