Kota Gorontalo Kini Punya Akses Kesehatan 24 Jam

Vania Rossa

Minggu, 25 Februari 2018 | 06:00 WIB
Kota Gorontalo Kini Punya Akses Kesehatan 24 Jam
Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Akses kesehatan 24 jam kini bisa dinikmati tak hanya oleh warga kota besar, tapi juga oleh masyarakat Gorontalo. Hal ini berkat diluncurkannya aplikasi Gemilang PAKDOK (Pocket Doctor) oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Seperti dilansir dari Antara News, Gemilang PAKDOK merupakan program digital pelayanan kesehatan yang siap melayani masyarakat Kabupaten Gorontalo, berupa layanan data medis elektronik dengan fitur data medis pasien dalam bentuk digital yang dikumpulkan, dilengkapi, dan dikelola bersama oleh pasien dan dokter.

Data medis elektronik tersebut dapat diintegrasikan dengan layanan kesehatan lain dalam bentuk rujukan kepada klinik pratama, rumah sakit, dan laboratorium.

Sejalan dengan perkembangan informasi, pemanfaatan ilmu pengetahuan, dan teknologi dalam pelayanan kesehatan, PAKDOK dibuat untuk menjembatani tantangan dan kendala melalui layanan kesehatan berbasis aplikasi dalam jaringan (daring) atau online dengan teknologi mobile.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, mengaku bahwa sejak soft launching pada bulan November 2017 lalu, sudah 700 peserta yang menggunakan aplikasi tersebut dengan melakukan konsultasi kesehatan.

"Aplikasi ini sangat membantu kita di Dinas Kesehatan untuk kecepatan pelayanan, karena masyarakat yang ingin ke Puskesmas dan menemui kendala dengan jarak atau sibuk, dapat menggunakan aplikasi ini," katanya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya berupaya untuk melakukan pencegahan penyakit, jangan sampai masyarakat yang mempunyai gejala ringan malah bertambah berat. Itulah gunanya aplikasi PAKDOK.

"Jadi pertolongan pertama langsung ditangani oleh dokter dari aplikasi ini. Karena PAKDOK melayani masyarakat dengan dokter langsung, bukan dari yang lain," ungkap dia.

Para pengguna yang berkonsultasi ataupun mengeluh sakit ke PAKDOK dapat langsung menerima jawaban maupun rekomendasi obat untuk mengobati penyakit.

baca juga

"Selain memberikan pelayanan kesehatan, PAKDOK juga memberi imbauan-imbauan kesehatan dan juga cara pencegahan serta cara mengenalinya," kata dia, lagi.

Peter Rumahwelang, Direktur Pemasaran PAKDOK, menjelaskan PAKDOK tentunya akan menjadi perpanjangan tangan pelayanan kesehatan primer lainnya untuk meningkatkan area cakupan kesehatan. Dan diharapkan pelayanan kesehatan akan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Sementara itu Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan bahwa pada dua bulan sebelum diluncurkan, aplikasi tersebut sudah diuji coba dan hasilnya sangat baik.

"Program ini untuk pertama kali di Indonesia untuk aplikasi pelayanan kesehatan digital yang diintegrasikan dengan layanan kesehatan lain dalam bentuk rujukan kepada klinik Pratama, rumah sakit, dan laboratorium," jelasnya.

Menurut Nelson, inovasi tersebut sangat membanggakan karena tidak sembarang dibuat dan menggunakan teknologi informasi serta dapat digunakan oleh banyak orang.

"Inilah perubahan yang harus kita lakukan dan ikuti. Hari ini dunia berada di dalam 'genggaman' kita, orang yang tidak mau berubah akan ketinggalan. Karena namanya pelayanan, masyarakat ingin cepat dan mudah," ujarnya.

Bupati yakin aplikasi layanan tersebut dapat sukses karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia dan butuh kecepatan dalam pelayanan.

"Dengan adanya dua rumah sakit dan 20 Puskesmas di Kabupaten Gorontalo, kami menyadari belum semua warga dapat kita layani dengan jumlah penduduk mencapai 409.000 jiwa dan luas wilayah yang besar," kata Nelson lagi.

Sebagai aplikasi kesehatan yang melayani masyarakat selama 24 jam sehari, PAKDOK tidak menggunakan balasan dari sistem yang telah direkam secara otomatis untuk menjawab keluhan ataupun konsultasi dari pengguna.

Sebanyak 12 dokter siap sedia selama seharian penuh untuk melayani masyarakat Kabupaten Gorontalo. Salah satunya dr. Christina Maria.

Hingga saat ini, menurut dr. Christina, keluhan paling banyak yang masuk dari pengguna PAKDOk adalah sakit lambung, influenza, dan sakit kepala.

"Kami melayani konsultasi secara online dan memang tidak bisa memeriksa secara langsung. Jadi, kami mengatasi semua keluhan secara komprehensif untuk penyakit ringan," ungkap dia.

Menurut Christina, banyak juga keluhan masyarakat ke PAKDOK mengenai kondisi gula darah pasien yang rendah, bahkan beberapa di antaranya jatuh pingsan.

"Hasil analisa dari berbagai pertanyaan yang kita tanyakan ke pasien akan menuntun mereka ke rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan terdekat," ujar dia.

Namun tidak hanya penyakit ringan saja, kata dia, untuk kasus sosial pun dapat ditanyakan ke PAKDOK jika pasien malu untuk berbicara atau bertemu dengan dokter, contohnya bau mulut.

Bahkan, ada juga pengguna yang mengonsultasikan masalah penyakit menular seksual. "Prinsip kami, semua kerahasiaan pasien terjaga dengan baik, dan kami melakukan konsultasi yang terpadu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setengah Populasi Dunia Masih Kurang Akses Layanan Kesehatan

Setengah Populasi Dunia Masih Kurang Akses Layanan Kesehatan

Health | Kamis, 14 Desember 2017 | 14:35 WIB

Ini 17 Pesan bagi Gubernur Anies Agar Layanan Kesehatan Membaik

Ini 17 Pesan bagi Gubernur Anies Agar Layanan Kesehatan Membaik

Your Say | Senin, 23 Oktober 2017 | 10:30 WIB

Bikin Bangga! Ada Sulam Karawo dari Gorontalo di Panggung NYFW

Bikin Bangga! Ada Sulam Karawo dari Gorontalo di Panggung NYFW

Lifestyle | Selasa, 12 September 2017 | 16:47 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×