Akankah 'Nyanyian' Novanto 'Menggoyang' Koalisi Jokowi?

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Jum'at, 23 Maret 2018 | 15:03 WIB
Akankah 'Nyanyian' Novanto 'Menggoyang' Koalisi Jokowi?
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3).

Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar yang saat ini menjadi terdakwa kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Setya Novanto 'menyentil' partai utama pengusung Presiden Joko Widodo, yakni PDI Perjuangan. Novanto tak disangka, menyebut 'putri mahkota' Partai Berlambang Banteng, Puan Maharani ikut menerima aliran dana E-KTP.

Tak cukup hanya Puan, yang saat ini duduk sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Novanto juga sebut nama Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dalam kasus yang sama. Kedua politikus PDIP, katanya masing-masing menerima 500 Ribu USD.

Apakah "nyanyian" Novanto ini akan mempengaruhi dukungan Golkar dan partai lain kepada Jokowi di Pilpres 2019?

Plt Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Zainudin Amali menjawab, tidak! Menurutnya, komitmen semua partai pendukung Jokowi dilandasi kepentingan yang sama, yakni sama-sama memiliki misi kebangsaan. Bagi dia, "nyanyian" Novanto cuma dinamika yang biasa terjadi di dunia politik.

"Politik itu sangat dinamis dan masing-masing partai politik ada posisi yang ingin di capai, nah yang mengikat kita itu soal platform dan misi kebangsaan kita sama dan tidak terpengaruh oleh siapa-siapa dan dinamikanya itu biasa. Tapi kalau platformnya berbeda, misi kebangsaan berbeda, itu sangat rawan," kata Zainudin di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Ketua Komisi II DPR itu, memastikan dukungan Golkar kepada Jokowi tak akan berkurang sedikitpun. Apalagi, Golkar merupakan partai politik yang pertama kali deklarasi mengusung Jokowi di Pilpres 2019.

Keputusan Golkar jagokan Jokowi di Pilpres 2019 adalah keputusan yang diambil secara institusional yang tak mudah dirubah.

"Sejarah mengatakan orang yang pertama menyatakan mendukung Jokowi itu Golkar di Mei 2016 pada saat Munaslub di Bali. Kemudian ditekankan kembali di Rampimnas saat Ketua Umum Setya Novanto," ujar Zainudin.

"Jadi keputusan institusional sangat sulit dirubah kondisi konstitusional. Kalau pun harus dirubah, itu harus merubah hasil putusan (Rapimnas, dan Munaslub)," tambah Zainudin.

Zainudin menggaransikan, koalisi partai pendukung Jokowi yang telah terbangun, tidak akan tercerai berai hanya gara-gara "nyanyian" Novanto yang samasekali tidak mengenakkan bagi PDIP.

Ia berkeyakinan, Pada Pilpres 2019 mendatang, penantang Jokowi tak akan lebih dari satu pasangan calon. Jadi besar kemungkinannya, Pilpres 2019 hanya satu putaran.

"Oh iya, kita tetap solid, karena hasil survie Pak Jokowi ini masih unggul. Saya pernah mengatakan tidak akan lebih dari dua pasangan di Pilpres 2019, itu saya mempuyai keyakinan, karena kelompok yang ada di DPR tidak akan jauh dengan apa yang akan ada di Pilpres 2019," kata Zainudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Setop Rekrutmen Komcad untuk ASN!

Koalisi Sipil Desak Pemerintah Setop Rekrutmen Komcad untuk ASN!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:55 WIB

Ribuan Buruh Mulai Padati DPR, Bawa 11 Tuntutan dari Upah hingga Pesangon

Ribuan Buruh Mulai Padati DPR, Bawa 11 Tuntutan dari Upah hingga Pesangon

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:28 WIB

Puluhan Ribu Buruh Demo di DPR, 4.998 Personel Disiagakan Kawal Aksi

Puluhan Ribu Buruh Demo di DPR, 4.998 Personel Disiagakan Kawal Aksi

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:18 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

Jejak 'Plesiran' Napi Korupsi: Dari Gayus Tambunan hingga Setya Novanto

News | Sabtu, 26 September 2026 | 16:24 WIB

Prabowo Ingin Tambah Batalyon TNI, Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisasi Ruang Sipil

Prabowo Ingin Tambah Batalyon TNI, Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisasi Ruang Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:04 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

Hangat di Rel LRT Jakarta, Dingin di Peta Politik 2029: Mengapa Duet Prabowo-Pramono Sulit Terwujud?

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:11 WIB

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:59 WIB

Terkini

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Pemerintah Akan Ubah Bansos Barang Jadi Tunai, Target Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:19 WIB

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

5 Tempat First Date di Jogja untuk Menghindari Kencan Canggung Pasangan Muda

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:18 WIB

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Menko Pangan Bicara Sampah: Membakar Food Waste Bikin Rugi Dua Kali?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lipstik Apa yang Bikin Bibir Hitam? Kenali Ciri-Cirinya agar Tak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:12 WIB

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

×