PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 17 September 2026 | 19:59 WIB
PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen
Sekjen DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid (putih), saat menjelaskan hasil dari rapat pleno gabungan. [Suarajatim/Dimas Angga]
baca 10 detik
  • PKB tidak keberatan dengan wacana ambang batas parlemen sebesar 5 persen dalam RUU Pemilu.
  • Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengingatkan aturan tersebut harus menjaga proporsionalitas keterwakilan serta sesuai putusan MK.
  • PKB juga terbuka pada opsi lain demi memperkuat sistem presidensial, menjaga stabilitas politik, dan meminimalkan suara rakyat yang terbuang.

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mempersoalkan wacana ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Namun, PKB mengingatkan agar penerapan ambang batas tersebut tetap menjaga proporsionalitas keterwakilan politik masyarakat dan sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid mengatakan, angka 5 persen bukan persoalan bagi partainya selama prinsip keterwakilan rakyat tetap menjadi pertimbangan utama.

"Usulan-usulan partai-partai soal ambang batas 5 persen buat PKB tidak ada problem, yang penting semangatnya adalah bagaimana ambang batas itu bisa tetap menjaga proporsionalitas keterwakilan politik masyarakat. Selain itu, harus senada dengan semangat putusan MK," ujar Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).

Menurut Hasanuddin, besaran ambang batas parlemen tetap perlu dikaji secara matang oleh seluruh pihak yang berkepentingan. Pembahasan itu, kata dia, harus mengacu pada semangat Putusan MK Nomor 116/PUU-XXI/2023 terkait penataan sistem kepartaian dan kepemiluan.

Meski tidak keberatan dengan usulan PT 5 persen, PKB juga membuka kemungkinan adanya skema lain.

Opsi tersebut dinilai perlu dipertimbangkan selama dapat memperkuat sistem presidensial, menjaga stabilitas politik, sekaligus meminimalkan suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi di parlemen.

"PKB terbuka kepada opsi-opsi lain sepanjang itu untuk menguatkan sistem politik presidensial dan meneguhkan representasi rakyat dalam sistem kepemiluan kita serta mampu menjamin terciptanya stabilitas politik yang handal," jelasnya.

Hasanuddin juga menekankan pentingnya melibatkan publik dalam pembahasan aturan tersebut. Masukan masyarakat diperlukan agar penerapan ambang batas parlemen memiliki aturan turunan yang tepat dan tidak memperbesar jumlah suara pemilih yang terbuang.

baca juga

Wacana PT 5 Persen

Wacana ambang batas parlemen 5 persen mengemuka setelah para ketua umum partai politik dalam koalisi pemerintah disebut menggelar pertemuan khusus.

Pertemuan tersebut sebelumnya dikonfirmasi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono. Dalam pertemuan itu, Gerindra disebut diwakili Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad.

Pembahasan mengenai ambang batas parlemen menjadi salah satu isu dalam proses penyusunan RUU Pemilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:41 WIB

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:20 WIB

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 20:00 WIB

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:59 WIB

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:57 WIB

Geledah ATR/BPN, KPK Ungkap Alasan Belum Sentuh Ruang Kerja Nusron Wahid

Geledah ATR/BPN, KPK Ungkap Alasan Belum Sentuh Ruang Kerja Nusron Wahid

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:51 WIB

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:46 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:41 WIB

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

×