Lontarkan Makian ke Kemenag, Ini Penjelasan Arteria Dahlan

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Kamis, 29 Maret 2018 | 20:02 WIB
Lontarkan Makian ke Kemenag, Ini Penjelasan Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (kedua dari kanan), dalam jumpa pers di Hotel Santika, Slipi, Jakarta, Rabu (20/9/2017). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, mengklarifikasi ucapannya yang tengah menjadi polemik.

Saat rapat kerja Komisi III DPR dengan Jaksa Agung Muhammad Presetyo, Rabu (28/3), Arteria sempat melontarkan kata 'bangsat' untuk Kementerian Agama. Sebab, lembaga itu dinilainya tidak berhasil mengawasi biro perjalanan umrah yang kerap menipu jemaah.

Ia menegaskan, kata 'bangsat' yang ia lontarkan tak ditujukan pada Menteri Agama Lukam Hakim atau lembaga Kementerian Agama. Tapi terhadap cara yang diterapkan oleh Kemenag saat menangani masalah penipuan jemaah oleh biro umrah.

"Itu saya tidak mengarah Menteri Agama (Lukman Hakim Saufiddin) itu bangsat, tidak. Kementerian agama bangsat, tidak. Ada bahaya laten. Jadi ini kan hutan belantara (penipuan umrah) di sini, tak pernah selesai. Kami ingin menyelesaikan," kata Arteria di DPR, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Arteria mengklaim, pernyataannya dengan kata bangsat semata-mata sebagai ungkapan kekesalan. Tapi, substansi dari ucapan tersebut tak lain adalah untuk kebaikan bersama.

"Seandainya ada ketersinggungan, pak menteri tersinggung, maka saya katakan ini watawa shaubil haqq, watawa shaubis-shabr (saling menasehati untuk kebenaran, saling menasehati untuk kesabaran). Sama-samalah kita, saya hadir saya berbicara untukk mengingatkan kebaikan, pak menteri sahabat, juga abang saya," tutur Arteria.

Arteria menjelaskan, kebetulan dia pernah duduk di Komisi VIII yang menangani soal penyelenggaraan ibadah haji.

Ia mengklaim, saat itu ia menyampaikan pendapat sangat santun dan substantif terkait upaya penyelesaian persoalaan biro umroh.

Apa yang disampaikannya di Komisi III, terkait mekanisme penyelesaian masalah penyelenggaraan umroh, sudah sering disampaikannya dalam forum lain, utamanya di Komisi VIII.

baca juga

"Saya bicara itu kemarin, sudah saya sampaikan dikomisi VIII setelah itu kesimpulannya ada pembentukan panja terkait penyelenggaraan umrah, panja First Travel lah bahasa singkatnya," ujar Arteria.

Sebelumnya, dalam Raker Komisi III dengan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, Arteria menunjukkan rasa kekesalannya terhadap Kemenag yang dinilai tidak becus mengurus keberadaan biro perjalanan haji dan umroh yang kerap bermasalah.

"Ini Kementerian Agama bangsat pak. Semuanya pak. Saya buka-bukaan saja," kata Arteria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tukang Ojek Tewas Ditabrak Anggota Dewan dari Fraksi PDIP

Tukang Ojek Tewas Ditabrak Anggota Dewan dari Fraksi PDIP

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 14:29 WIB

'Anggota Dewan yang Terhomat' Arteria Dahlan Maki Kemenag

'Anggota Dewan yang Terhomat' Arteria Dahlan Maki Kemenag

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 11:29 WIB

Demokrat Masih Yakin Ada Poros Baru Anti Prabowo dan Jokowi

Demokrat Masih Yakin Ada Poros Baru Anti Prabowo dan Jokowi

News | Rabu, 28 Maret 2018 | 15:21 WIB

Lawannya Belum Jelas, Jokowi Tak Buru-Buru Pilih Cawapres

Lawannya Belum Jelas, Jokowi Tak Buru-Buru Pilih Cawapres

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 18:02 WIB

PDIP Klaim Ada Kejanggalan dalam Putusan MA yang Tolak PK Ahok

PDIP Klaim Ada Kejanggalan dalam Putusan MA yang Tolak PK Ahok

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 15:58 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×