Ratna Sarumpaet Sindir Iriana Jokowi, Bikin Publik Kesal

Reza Gunadha

Minggu, 15 April 2018 | 18:52 WIB
Ratna Sarumpaet Sindir Iriana Jokowi, Bikin Publik Kesal
[Twitter]

Suara.com - Aktivis Ratna Sarumpaet kembali menjadi buah bibir dalam perbincangan warganet di media-media sosial.

Itu setelah dirinya mengomentari pernyataan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, mengenai peranan organisasi perempuan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam situasi menjelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Iriana, ketika berpidato dalam acara peresmian pembukaan Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK Seluruh Indonesia Tahun 2018 di Jakarta, Selasa (10/4) pekan ini, meminta ibu-ibu anggota organisasi itu tidak berpolitik.

"Saya juga akan mengingatkan kepada ibu-ibu PKK tidak boleh berpolitik, jadi murni di kegiatan PKK," kata Iriana, seperti diberitakan Antara.

Ibu Negara yang juga Penasehat Tim Penggerak PKK itu bahkan memberikan peringatan lebih jauh, jika ada anggota PKK yang melanggar aturan itu.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan dalam PKK harus murni sesuai dengan kelompok kerja dan tidak boleh ada kampanye apa pun di dalamnya.

"Jadi ibu-ibu dalam kegiatan murni di kegiatan sesuai kelompok kerja 1, 2, 3, 4, tidak ada istilah woro-woro pilih si A, si B, enggak boleh karena itu sangat ketat sekali (aturannya)," katanya.

Menurut Iriana, meskipun suami-suami anggota PKK terjun ke dunia politik, bukan berarti para istrinya menjadikan PKK sebagai ajang untuk berpolitik.

"Biarpun suaminya berpolitik,di PKK tidak boleh berpolitik," katanya.

baca juga

Selang sehari, Rabu (12/4), Ratna melalui akun Twitter miliknya, @RatnaSpaet, mengunggah satu tautan berita daring tentang Iriana sembari membubuhkan komentar.

"What? Kemane aja bu? Gak tahu perempuan sudah di antariksa bu...." tulisnya.

Ratna hendak mengkritik pernyataan Iriana yang menegaskan kaum ibu di PKK tak boleh berpolitik.

Namun, kritik Ratna terhadap Iriana tersebut justru menuai reaksi negatif dari banyak warganet, yang mayoritas perempuan.

"Usia senja kok mempermalukan diri terus bu. Baca pelan-pelan sambil ngopi. Biar tidak salah makna," pinta akun @Topanio.

Akun @irdoyudhaputra menilai Ratna salah kaprah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratna Sarumpaet Somasi Dishub, Ini Tanggapan Anies

Ratna Sarumpaet Somasi Dishub, Ini Tanggapan Anies

News | Senin, 09 April 2018 | 22:41 WIB

Disomasi Ratna Sarumpaet, Ini Kata Kadishub DKI Jakarta

Disomasi Ratna Sarumpaet, Ini Kata Kadishub DKI Jakarta

News | Senin, 09 April 2018 | 20:41 WIB

Ratna Sarumpaet Somasi Dishub, Sandiaga Minta Mediasi

Ratna Sarumpaet Somasi Dishub, Sandiaga Minta Mediasi

News | Senin, 09 April 2018 | 16:37 WIB

Ratna: Pajak Saya yang Gaji Anies, Kok Tak Boleh Telepon

Ratna: Pajak Saya yang Gaji Anies, Kok Tak Boleh Telepon

News | Senin, 09 April 2018 | 14:09 WIB

Mobilnya Diderek, Ratna Sarumpaet Minta Dishub DKI Minta Maaf

Mobilnya Diderek, Ratna Sarumpaet Minta Dishub DKI Minta Maaf

News | Senin, 09 April 2018 | 13:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×