Jokowi: Politik Kadang Jahat, Sebar Isu-isu Negatif

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 09 Mei 2018 | 14:02 WIB
Jokowi: Politik Kadang Jahat, Sebar Isu-isu Negatif
Presiden Joko Widodo (Jokowi) belanja jaket hoodie seharga Rp380 ribu dan sepatu olahraga berwarna merah. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan di Indonesia. Ia menegaskan, tak menginginkan bangsa terbelah karena berbeda pilihan dalam Pilkada serentak 2018 maupun Pilpres 2019.

Hal ini ditegaskan Jokowi saat ingin meluncurkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Provinsi Riau, Rabu (8/5/2018).

"Ini yang mau saya titip, jangan sampai kita ini tidak rukun, retak gara-gara hanya urusan semisal pilpres, pilgub, pilbup, jangan! Kita yang sudah rukun, yang udah bersaudara baik-baik seperti ini hanya gara-gara urusan pilihan-pilihan yang 5 tahun sekali. Rugi besar bangsa ini kalaukita retak," kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia yang akan rugi kalau terjadi perpecahan.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat khususnya di Rokan Hilir, Provinsi Riau tidak termakan isu yang menyangkut suku, ras dan agama (SARA).

"Kadang-kadang politik itu jahat. Sebarkan isu di sini, sebarkan isu di sana. Rakyat kadang-kadang tidak menyaring, langsung dimakan," kata Jokowi.

Lebih jauh, Kepala Negara mengajak seluruh masyarakat untuk saling menyapa dan menghargai.

Terkait calon pemimpin di pilkada dan pilpres, Presiden Jokowi menyerahkan sepenuhnya pada warga untuk memilih calon yang dianggap paling baik.

"Silakan pilih pemimpin yang paling baik, baik di tingkat kabupaten, kota, provinsi, nasional, Pilih. Setelah itu rukun kembali sebangsa setanah air," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disematkan Tanjak, Jokowi Luncurkan Peremajaan Sawit Rakyat

Disematkan Tanjak, Jokowi Luncurkan Peremajaan Sawit Rakyat

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 13:04 WIB

Jokowi Sebut Replanting Sawit Sudah Terlambat, Kenapa ?

Jokowi Sebut Replanting Sawit Sudah Terlambat, Kenapa ?

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 11:02 WIB

Polemik #2019GantiPresiden, Jokowi: Masa Pakai Kaos Saja Dilarang

Polemik #2019GantiPresiden, Jokowi: Masa Pakai Kaos Saja Dilarang

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 09:42 WIB

KSP Klaim NgeVlog dan Bermedsos Gaya Komunikasi Alamiah Jokowi

KSP Klaim NgeVlog dan Bermedsos Gaya Komunikasi Alamiah Jokowi

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 01:55 WIB

Menunggu Nama Bakal Cawapres dari Hanura untuk Jokowi

Menunggu Nama Bakal Cawapres dari Hanura untuk Jokowi

News | Rabu, 09 Mei 2018 | 01:47 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×