Teror Bom Beruntun, Indonesia Yakin Travel Advice Cepat Dicabut

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 17 Mei 2018 | 19:23 WIB
Teror Bom Beruntun, Indonesia Yakin Travel Advice Cepat Dicabut
Petugas melakukan olah TKP di lokasi bom bunuh diri di GPSS Arjuno, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/5).

Suara.com - Sejumlah negara mengeluarkan Travel Advice (saran bepergian) kepada warganya yang sedang berada atau akan masuk berkunjung ke Indonesia untuk menjaga keselamatan. Hal itu menyusul peristiwa aksi teror bom di Surabaya beberapa waktu lalu.

Sikap beberapa negara itu juga menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan keamanan. Terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games XXVIII pertengahan Agustus mendatang.

“Bahwa memang ada beberapa negara yang sampai saat ini masih mengeluarkan travel advice, itu merupakan tanggungjawab dari negara masing-masing kepada warga negaranya yang berada di Indonesia atau akan ke Indonesia untuk menjaga keselamatan dirinya,” kata Menko PMK Puan Maharani di kantornya, Kamis (17/5/2018).

Kendati begitu, Puan optimis travel advice yang dirilis beberapa negara tersebut akan segera dicabut. Hal itu seiring situasi dan kondisi yang diyakini akan segera normal pasca-aksi terorisme di Surabaya, Jakarta dan Riau beberapa waktu lalu.

Aparat keamanan dari Kepolisian dibantu TNI dan instansi terkait menurutnya akan menanggulangi ancaman terorisme tersebut.

“Insya Allah dengan dukungan bangsa Indonesia, dan tentu saja antisipasi, mitigasi dari semua pihak yakni TNI, Polri, BIN, BNPT, BSSN, dan kementerian/lembaga, kami berharap dalam waktu yang tidak lama travel advice itu tidak akan berkembang menjadi lebih lanjut. Bahkan kemudian bisa dinyatakan bahwa Indonesia kembali atau tidak mendapat travel advice dari negara-negara tersebut,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Australia, pada 14 Mei 2018 merilis Travel Advice untuk warga negaranya yang berada di Indonesia, menyusul serangan bom di sejumlah titik di Surabaya. Pada 13 Mei 2018 ada serangan bom di tiga gereja di Surabaya yang menyebabkan banyak kematian dan cidera.

Warga Australia diingatkan akan risiko yang semakin meningkat dari serangan lebih lanjut menjelang dan selama Ramadan (pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2018).

"Tingkatan saran kami tidak berubah. Waspada dengan berbagai peringatan di daerah Indonesia, termasuk Bali. Tingkatan saran yang lebih tinggi berlaku di beberapa bagian negara," begitu kutipan dari situs resmi pemerintahan Australia, Department of Foreign Affairs and Trade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Delapan Teroris di Riau Masih Satu Keluarga

Delapan Teroris di Riau Masih Satu Keluarga

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:03 WIB

Aksi Teror Beruntun, Warga Jakarta Jangan Paranoid

Aksi Teror Beruntun, Warga Jakarta Jangan Paranoid

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 17:03 WIB

Jenazah Korban Bom Gereja, Bayu Belum Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Bom Gereja, Bayu Belum Diserahkan ke Keluarga

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 16:42 WIB

Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit

Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 16:20 WIB

Martir Bom Gereja, Polisi Minta Maaf karena Jenazah Bayu Tak Utuh

Martir Bom Gereja, Polisi Minta Maaf karena Jenazah Bayu Tak Utuh

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:58 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×