Sandiaga Jawab Pernyataan Jokowi Pengobatan di Jakarta mahal

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 24 Mei 2018 | 21:37 WIB
Sandiaga Jawab Pernyataan Jokowi Pengobatan di Jakarta mahal
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo menyinggung biaya pengobatan di Jakarta yang mahal. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan biaya pengobatan di Jakarta sudah jauh lebih menurun.

Pasalnya kata Sandiaga, Pemerintah Provinsi Jakarta telah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 17 persen dari APBD Provinsi Jakarta 2018.

"Biaya kesehatan memang sekarang kalau di DKI sudah terpetakan jauh menurun, karena yang kami alokasikan dana 17 persen (dari APBD). Dan alhamdulillah DKI kemarin mendapat penghargaan sebagai satu dari tiga provinsi yang sudah Universal Health Coverage," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Selain itu, Sandiaga menuturkan Pemprov Jakarta memiliki cara untuk menurunkan biaya kesehatan di Jakarta dengan melakukan tindakan promotif-prefentif bukan tindakan kuratif dan rehabilitatif.

"Jadi kami ingin memastikan juga kedepan, program-program Pemprov DKI ini adalah promotif-preventif. Bukan lagi kuratif dan rehabilitatif. Kami ingin menciptakan lapangan kerja di bidang kesehatan. Dan ini nanti pada akhirnya akan menurunkan beban kepada pemerintah untuk biaya kesehatan," kata dia.

Karena itu, Sandiaga berharap kedepan perlu tindakan promotif-preventif di bidang kesehatan. Dengan cara tersebut, ia meyakini dapat menurunkan biaya kesehatan secara signifikan.

"Harus dengan promotif-preventif. Kegiatan-kegiatan (bidang kesehatan) sekarang ini kan fokusnya masih kuratif dan rehabilitatif. Ke depan harus promotif-preventif. Dan di situ, nanti biaya kesehatan akan menurun secara signifikan," ucap Sandiaga.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menyebut salah satu program kesehatan yang sudah promotif-preventif yakni progran OK Ocare.

"Sudah sangat bisa mengurangi biaya. Program OK OCare itu bisa mengidentifikasi dan mengantisipasi tentunya kegiatan-kegiatan promotif-preventif yang bisa di-drive (didorong) dari kelurahan-kelurahan. Dan kita sekarang sudah punya puskesmas di level kelurahan. Itu yang nanti kita harapkan akan menurunkan biaya kesehatan," tutur Sandiaga.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyinggung mahalnya biaya pengobatan di rumah sakit di Jakarta saat bersilaturahmi dengan peserta Jaminan Kesehatan Nasional, atau perwakilan pemegang Kartu Indonesia Sehat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).

Hal tersebut dikatakan Jokowi kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan di hadapan para penerima JKN-KIS.

Jokowi menyebut, biaya pengobatan pasien BPJS DKI di Jakarta cukup mahal.

"Ada beberapa angka-angka mengenai beberapa yang dibayarkan oleh BPJS. Ada yang di Jakarta Pusat Rp 435 juta. Ini dibayar. Memang itu kewajiban kita. Jadi rakyat sehat kembali. Di Jakarta Pusat, ada yang Rp 356 juta ya dibayar. Jakarta memang mahal-mahal kalau sakit, Pak Gub," kata Jokowi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerakan #2019GantiPresiden Membuat Elektabilitas Jokowi Turun

Gerakan #2019GantiPresiden Membuat Elektabilitas Jokowi Turun

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 20:52 WIB

Guru Sekolah Tahu RJ Bikin Video Ancam Presiden Jokowi

Guru Sekolah Tahu RJ Bikin Video Ancam Presiden Jokowi

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:46 WIB

Jelang Pilpres, SBY dan Prabowo Belum Juga Bertemu karena Sibuk

Jelang Pilpres, SBY dan Prabowo Belum Juga Bertemu karena Sibuk

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:17 WIB

Takjil Gratis #2019GantiPresiden Akan Dibagikan Dekat Istana

Takjil Gratis #2019GantiPresiden Akan Dibagikan Dekat Istana

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 19:01 WIB

Prabowo Akan Bertemu SBY, PDIP Masih Yakin Demokrat Dukung Jokowi

Prabowo Akan Bertemu SBY, PDIP Masih Yakin Demokrat Dukung Jokowi

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 17:30 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB