Teriak Allahu Akbar, Teroris Bunuh 2 Polwan dan 1 Warga Belgia

Reza Gunadha

Selasa, 29 Mei 2018 | 19:21 WIB
Teriak Allahu Akbar, Teroris Bunuh 2 Polwan dan 1 Warga Belgia
Seorang polisi berada di lokasi teror Kota Liege, Belgia, Selasa (29/5/2018). [Reuters/Francois Lenoir]

Suara.com - Serangan teror terjadi di kota Liege, Belgia, Selasa (29/5/2018). Seorang lelaki membunuh dua perempuan polisi dan seorang warga yang menjadi saksi penyerangan tersebut.

Pelaku, seperti diberitakan Reuters, akhirnya ditembak mati dalam kontak senjata dengan aparat kepolisian di sebuah sekolah.

Nama pelaku belum dipublikasikan, namun diidentifikasi sebagai lelaki berusia 36 tahun yang baru bebas dari penjara lokal pada Senin (28/5).

Penyidik kekinian tengah menyelidiki apakah lelaki tersebut masuk Islam dan dicekoki paham radikalisme agama di penjara.

“Pelaku menusuk polwan memakai pisau dari belakang, Selasa pagi sekitar pukul 10.30 di jalan raya pusat Liege,” tutur Philippe Dulieu, jaksa penuntut umum kota tersebut dalam konferensi pers.

Setelah menusuk kedua polwan, lelaki itu mengambil satu pistol dan menembak mati mereka. Ia lantas kabur.

Namun, karena mengetahui ada seorang lelaki berusia 22 tahun yang melihat insiden itu, pelaku juga menembaknya.

“Pemuda itu tengah duduk di kursi penumpang sebuah mobil yang terparkir,” terangnya.

Setelah menghabisi nyawa tiga orang, pelaku memasuki sekolah menengah dan mengambil sandera, yakni perempuan pegawai lembaga tersebut.

baca juga

Setelah melakukan kontak senjata dengan aparat kepolisian, pelaku bisa ditembak mati. Tak ada siswa, guru maupun staf administratif sekolah itu yang menjadi korban.

"Acara ini digolongkan sebagai insiden teroris," kata Dulieu.

Sementara sumber polisi mengatakan, pelaku sempat berteriak “Allahu Akbar” saat menyerang korban dan dalam kontak senjata.

Perdana Menteri Charles Michel, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apa yang menyebabkan insiden itu.

Raja Philippe juga turut mengunjungi Liege, kota terbesar di wilayah Wallonia yang berbahasa Prancis di Belgia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Teror Bom, Empat Polda Naik Tipe A

Pasca Teror Bom, Empat Polda Naik Tipe A

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 12:32 WIB

Mahasiswa dan Pemuda Hindu Ngobrol soal Terorisme dengan Jokowi

Mahasiswa dan Pemuda Hindu Ngobrol soal Terorisme dengan Jokowi

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 15:10 WIB

Aman Abdurrahman Merasa Tak Ada Bukti Dia Meledakkan 3 Bom

Aman Abdurrahman Merasa Tak Ada Bukti Dia Meledakkan 3 Bom

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 13:07 WIB

Cegah Mahasiswa Radikal, Kampus di Yogya Siapkan Kontrak Pro NKRI

Cegah Mahasiswa Radikal, Kampus di Yogya Siapkan Kontrak Pro NKRI

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 04:37 WIB

Teror Bom dan Teroris, Warga Bogor Didatangi Tentara dan Polisi

Teror Bom dan Teroris, Warga Bogor Didatangi Tentara dan Polisi

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 03:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×