Isi Curhat Anak-anak Pelaku Bom Surabaya Kepada Wali Kota Risma

Bangun Santoso

Selasa, 12 Juni 2018 | 16:40 WIB
Isi Curhat Anak-anak Pelaku Bom Surabaya Kepada Wali Kota Risma
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai bertemu anak-anak pelaku bom Surabaya. (Suara.com/Dimas Angga P)

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya bertemu dengan anak-anak pelaku pengeboman di Surabaya. Risma bertemu anak pelaku bom Mapolresta Surabaya yang selamat serta anak dari pelaku yang ditangkap beberapa titik di Surabaya dan Sidoarjo.

Pertemuan ini merupakan kali pertama bagi Risma dengan anak-anak pelaku bom Surabaya. Anak-anak tersebut menjalani perawatan di RS Bhayangkara Surabaya.

Pertemuan itu berjalan tertutup di sebuah ruang perawatan khusus di RS Bhayangkara. Selain Risma, ada juga Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Nahar, dan beberapa tim medis juga psikolog dalam pertemuan itu.

Usai pertemuan, kepada wartawan Risma mengatakan, kondisi anak-anak pelaku bom itu dalam keadaan baik. Namun ada beberapa yang memang masih dalam penanganan. Ia menyebutkan, salah satu anak bomber, sejak awal memang ingin sekali bertemu dengannya, namun baru hari ini, Selasa (12/6/2018) dirinya merasa siap.

"Kalau yang Ais (anak pelaku pengeboman Mapolres) itu sudah lama pengen ketemu sama aku, tapi waktu itu aku belum sreg," ujar Risma.

Ia menuturkan, saat pertama kali bertemu Risma, Ais sempat merasa malu-malu. Namun ketika suasana sudah mencair, anak tersebut banyak bercerita padanya. Salah satunya adalah cerita soal bakat pencak silat yang ada pada diri anak berumur 8 tahun itu.

"Ais tak kasih buku, Ais sudah ceria meskipun dia tangannya patah. Dia cerita, dia juara pencak silat di Jatim," kata Risma.

Risma mengatakan, psikologis Ais dan anak-anak bomber lain itu sudah terpengaruh oleh pemahaman radikal. Jadi penanganannya harus secara khusus ditangani oleh tim psikolog yang bertandem dengan pakar guru agama dari Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

"Sebab di awal, saat ditangani oleh psikolog anak-anak itu sempat mendebat. Sehingga waktu itu saya diminta untuk nyarikan psikolog dan tandem dengan dosen agama dari UINSA, yang ngerti dalil. Jelasinnya juga menggunakan dalil. Misalnya senyum, dalil baik hati, dalil terima kasih, jadi, melalui dalil anak-anak itu lebih bisa menerima," Risma menjelaskan.

Risma berharap, anak-anak itu bisa tumbuh normal nantinya. Ia juga berpesan, jika mereka punya banyak teman dan banyak saudara itu bisa membahagiakan mereka. Sebab, berbuat baik akan membuat mereka bisa lebih bahagia.

"Ais juga bilang dia pengen punya temen banyak dan main-main seperti temen-temen yang lain," kata Risma.

Selanjutnya, penanganan anak-anak itu akan diserahkan kepada Kementerian Sosial. Ketujuh anak itu di antaranya, satu anak pelaku pengeboman di Polrestabes Surabaya, tiga anak dari Rusunawa Sidoarjo dan tiga lagi adalah anak dari pelaku yang ditangkap di Manukan, Surabaya.

Anak-anak tersebut bakal ditempatkan di tempat khusus dan ditangani oleh tim ahli rehabilitasi anak.

Pemkot Surabaya sendiri tak berani menangani tujuh anak itu terlebih dahulu. Sebab, muncul juga ancaman soal keamanan anak-anak.

"Itu nanti anak-anak di Kemensos, ini nanti diserahkan, terus terang juga berat. Nanti kita lihat perkembangannya, karena keluarganya, dari neneknya masih ada, kalau bisa setelah penanganan, kita kembalikan ke keluarganya," Risma mengakhiri. (Dimas Angga P)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 12:34 WIB

Usai Diserang Teroris, Surabaya Perketat Pengamanan Lebaran

Usai Diserang Teroris, Surabaya Perketat Pengamanan Lebaran

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 05:48 WIB

Rela Lebaran Tanpa Baju Baru Demi Pernikahan Anak Gadis

Rela Lebaran Tanpa Baju Baru Demi Pernikahan Anak Gadis

News | Senin, 11 Juni 2018 | 17:08 WIB

Arus Mudik, Ini Empat Jalan Rawan Kemacetan di Kota Surabaya

Arus Mudik, Ini Empat Jalan Rawan Kemacetan di Kota Surabaya

News | Senin, 11 Juni 2018 | 13:56 WIB

Menhub Budi Karya Meradang saat Cek Kesiapan Transportasi Mudik

Menhub Budi Karya Meradang saat Cek Kesiapan Transportasi Mudik

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 22:25 WIB

Terkini

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:13 WIB

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

×