Urai Arus Milir: Rest Area Untuk Promosi Kuliner

RR Ukirsari Manggalani, Dian Rosmala

Kamis, 14 Juni 2018 | 16:07 WIB
Urai Arus Milir: Rest Area Untuk Promosi Kuliner
Suasana rest area Km-19 di jalur tol Jakarta-Cikampek. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pihaknya bersama Korlantas Polri telah memiliki perencanaan untuk mengurai kemacetan di sepanjang jalan arus milir atau balik pasca Mudik Lebaran 2018.

Salah satunya adalah penyediaan rest area atau area peristirahatan serta tempat parkir bagi para pemudik di sepanjang jalan yang akan dilewati. Setidaknya dibutuhkan 24 rest area dan parkir di sepanjang jalan dari Semarang ke Jakarta.

"Dari yang kita konsolidasikan yaitu 24 tempat rest area dan parkir, dari Semarang sampai ke Jakarta. Ada 12 rest area dari Semarang ke Cikampek. lalu 12 lagi Cikampek sampai ke Jakarta," kata Budi usia rapat koordinasi persiapan arus milir di Kantor Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2018).

Tidak hanya difungsikan sebagai tempat peristirahatan, beberapa rest area juga akan difungsikan sebagai ajang promosi kekhasan kota-kota yang dilewati sepanjang jalan. Rest area juga akan menjajakan oleh-oleh khas daerah terdekat.

"Rest area juga sebagai tempat jual beli oleh-oleh dan makanan. Yaitu beberapa kota seperti Batang, Tegal, dan Brebes. Kalau memang nanti mau di Pekalongan juga bisa, tetapi agak jauh," ujar Budi.

"Kami akan buat kampanye kuliner milir  masing-masing kota itu dengan kearifan lokalnya. Ini menjadi suatu bagian yang menyeimbangkan ritual akbar milir mudik," Budi menambahkan. 

Dan Kementerian Perhubungan dengan Kepolisian, Jasa Marga, dan Jasa Raharja serta Cipta Karya akan bekerjasama untuk mengkampanyekan oleh-oleh dan kuliner milir mudik 2018.

"Hal lain yang kita minta pada para pengelola rest area, adalah meningkatkan kualitas dari masing-masing rest area. Artinya kalau memiliki toilet, bisa lebih bersih dan dijaga dengan baik," kata Budi.

Sebelumnya Budi memperkirakan puncak arus milir mudik 2018 akan terjadi pada tanggal 19 hingga 20 Juni 2018. Ia mengimbau, bagi yang tidak mau terjebak pada kemacetan panjang, maka bisa balik sebelum dan sesudah tanggal-tanggal itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

19 - 20 Juni, Puncak Arus Milir Lebaran 2018

19 - 20 Juni, Puncak Arus Milir Lebaran 2018

News | Kamis, 14 Juni 2018 | 14:05 WIB

Begini Trik Libas Tanjakan Curam Kali Kenteng

Begini Trik Libas Tanjakan Curam Kali Kenteng

Otomotif | Kamis, 14 Juni 2018 | 13:26 WIB

Angkat Topi, Buat Petugas Palang Kereta Api Lebaran

Angkat Topi, Buat Petugas Palang Kereta Api Lebaran

News | Kamis, 14 Juni 2018 | 11:31 WIB

Terkini

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB