Besok, FYROM Berganti Nama

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 16 Juni 2018 | 08:30 WIB
Besok, FYROM Berganti Nama
Bendera Makedonia dengan Monument Epiphany di Ohrid, Makedonia [Shutterstock].

Suara.com - Nama begitu panjang seperti terdaftar dalam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), "Former Yugoslav Republic of Macedonia"  (FYROM) akan berganti mulai Minggu (17/06/2018). Kini  siap diresmikan menjadi Republik Makedonia Utara, atau dalam bahasa lokal adalah Severna Makedonija.

Dan nama ini bakal berlaku secara domestik maupun internasional. Seluruh negeri FYROM nantinya disebut sebagai Republik Makedonia Utara.

Hal tadi mengakhiri percekcokan dengan Yunani yang sudah berlangsung 27 tahun. Sebagai bentuk dari kesepakatan bersama, FYROM menggunakan nama baru, sementara Yunani menarik keberatannya atas rencana FYROM untuk bergabung dengan NATO serta Uni Eropa. 

Seperti dilansir Sky News, Yunani menentang kemerdekaan Makedonia dari Yugoslavia pada 1991 karena penamaan ini membawa dampak langsung terhadap wilayah teritorial di masa sekarang, sekaligus mengancam keberadaan kota kelahiran Aleksander Agung sebagai bagian warisan budaya Yunani kuno.

Sementara FYROM juga berkeras tidak mau mengubah nama negara mereka.  Hal ini bahkan masih berlaku sampai dua hari lalu (14/06/2018), saat Gjorge Ivanov, Presiden FYROM menolak untuk memberikan kata sepakat lewat pidato di Skopje, ibukotanya. 

Salah satu demonstrasi besar-besaran terjadi pada awal 2018, saat lebih dari 100 ribu warga Yunani berkumpul di Thessaloniki, Yunani dan meminta agar FYROM tak menggunakan nama Makedonia lagi.  Kota tempat melancarkan protes  itu adalah ibukota Provinsi Makedonia dalam wilayah negara Yunani.

Mereka mengumandangkan keberatan di depan patung Aleksander Agung yang memiliki gelar kebangsawanan Alexander III of Macedonia.

Setelah sepanjang 27 tahun didampingi PBB sebagai mediator, esok pagi adalah detik-detik bersejarah. Seperti dilansir Reuters, kesepakatan antara FYROM dan Yunani telah terjadi dan akan segera ditandatangani. Perdana Menteri Makedonia, Zoran Zaev akan bertemu dengan Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI Jadi Anggota Komite Hak - hak Penyandang Disabilitas di PBB

WNI Jadi Anggota Komite Hak - hak Penyandang Disabilitas di PBB

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 17:20 WIB

Indonesia Masuk DK PBB, Presiden: Bukti Penghargaan Internasional

Indonesia Masuk DK PBB, Presiden: Bukti Penghargaan Internasional

News | Minggu, 10 Juni 2018 | 22:56 WIB

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Tak Tetap Dewan Keamanan PBB

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Tak Tetap Dewan Keamanan PBB

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 22:52 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×