Amien Sebut Tokoh Pindah Posisi Keluar dari Hidayah Allah, TGB ?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 09 Juli 2018 | 13:53 WIB
Amien Sebut Tokoh Pindah Posisi Keluar dari Hidayah Allah, TGB ?
Amien Rais dan Fahri Hamzah dalam acara Refleksi 20 Tahun Reformasi di DPR, Jakarta, Senin (21/5/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais menyebutkan akhir-akhir ini ada tokoh yang mengubah pilihan yang sudah benar. Hanya saja Amien tidak menyebut dengan gamblang sosok tokoh itu.

Hal itu dikatakan Amien dalam akun Instagram resminya, @AmienRaisOfficial. Dalam video bersurasi 1 menitan itu, Amien menyindir tokoh yang berubah posisi atau pilihannya itu keluar dari 'jalan Allah'.

Saudara-saudaraku, akhir-akhir ini, kita melihat sebagian umat. Bahkan sebagian tokoh membingungkan kita karena berpindah posisi dari posisi yang kita anggap sudah benar sesuai dengan hidayah Allah. Tiba-tiba pindah ke posisi lain yang membuat kita agak bertanya-tanya. Nah untuk mereka, kita doakan mudah-mudahan mereka kembali ke jalan hidayah, jalan yang dibimbing oleh Allah. Sementara kita sendiri, kita bentengi agar kita tidak ikut-ikutan," kata Amien yang melanjutkan dengan membaca sebuah doa dalam tradisi Islam.

Meski tak menyebut sosok yang disinggungnya, pengikut Amien di Instagram mengacu pada satu nama, yaitu Politisi Demokrat sekaligus Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.

TGB mantap menyatakan mendukung Joko Widodo untuk kembali memimpin selama 2 periode. Meski Demokrat membantah jika pernyataan itu sebagai bagian dari pernyataan partai.

Ditemui wartawan di Masjid Istiqlal, Minggu (8/7/2018) kemarin, TGB beralasan sikapnya untuk mendukung Jokowi adalah pernyataan pribadi. Menurut dia, Jokowi memang layak untuk memimpin Indonesia selama 2 periode atau 10 tahun.

Di balik pernyataan TGB, dia mengaku belum membicarakannya dengan Demokrat. Dia bercerita sedikit mekanisme untuk mengambil keputusan di partai, yaitu lewat majelis tinggi partai. TGB merupakan salah satu anggota majelis itu.

"Ini sikap saya pribadi dan ajakan untuk kita melihat segala sesuatu secara proporsional," kata TGB.

Menurut TGB, kerja Jokowi dalam membangun inftasruktur patut diacungi jempol. Pembangunan yang sudah dijalankan Jokowi saat ini, menurutnya perlu dilanjutkan. Alasan itu lah yang membuat TGB yakin jika diberikan kesempatan 5 tahun lalu jadi presiden, pembangunan akan merata.

baca juga

"Sekarang perkerjaan sedang luar biasa, dan cukup pantas untuk memberikan kesempatan pada beliau menuntaskan seluruh yang dikerjakan dari Sabang sampai Marauke," kata dia.

Tak terkait pemeriksaan KPK

Jumat (6/7/2018) lalu, TGB juga ditanya soal alasan politis mendukung Jokowi. Apakah ada kaitannya dengan pemeriksaan KPK soal penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara? Klaim TGB, tidak ada.

"Tidak ada sangkut pautnya keputusan saya mendukung pemerintahan saat ini untuk periode selanjutnya dengan persoalan eksternal, baik itu terkait dengan KPK, Demokrat maupun masalah lainnya," kata TGB saat itu di Mataram.

Ia mengatakan, dukungan kepada Jokowi murni sebagai keputusan pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa.

"Saya telah mengamati situasi perpolitikan nasional selama empat tahun belakang ini. Dalam pandangan saya, gesekan dan polarisasi umat dengan menggunakan sentimen agama semakin mengkhawatirkan," katanya.

Karena itu, menurutnya, dalam dunia politik sentimen agama tidak boleh dilakukan, sentimen agama tersebut bisa dimanfaatkan untuk kemanfaatan umat. Gubernur NTB dua periode ini juga menyatakan belum pernah berkomunikasi dengan Partai Demokrat terkait pernyataannya tersebut, termasuk dengan Dewan Muttasyar Nandlatul Wathan (NW).

Karenanya, ia kembali menegaskan bila keputusannya mendukung Jokowi dua periode sebagai pernyataan pribadi dan tidak terkait dengan sejumlah persoalan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TGB Dukung Jokowi, Partai Demokrat Sangkal Bermain Dua Kaki

TGB Dukung Jokowi, Partai Demokrat Sangkal Bermain Dua Kaki

News | Senin, 09 Juli 2018 | 12:12 WIB

Dukung Jokowi 2 Periode, Moeldoko Nilai TGB Lihat Sisi Prestasi

Dukung Jokowi 2 Periode, Moeldoko Nilai TGB Lihat Sisi Prestasi

News | Senin, 09 Juli 2018 | 07:46 WIB

TGB Blak - blakan Alasan Dukung Jokowi di Pilpres 2019

TGB Blak - blakan Alasan Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Senin, 09 Juli 2018 | 07:01 WIB

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 16:06 WIB

Zulhas Sebut Ada Ulama Mudah Ubah Pilihan Politik Jelang Pilpres

Zulhas Sebut Ada Ulama Mudah Ubah Pilihan Politik Jelang Pilpres

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 14:15 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×