Polisi Telisik Logam dari Kepala Sopir Truk yang Tewas Tertembak

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 11 Juli 2018 | 11:50 WIB
Polisi Telisik Logam dari Kepala Sopir Truk yang Tewas Tertembak
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Polda Metro Jaya, Senin (2/4/2018). (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Tim Forensik Rumah Sakit Polri Keramat Jati mengangkat proyektil benda logam yang diduga sebagai peluru dari kepala Marthen Lay Raga Melolo. Sopir truk itu tewas saat melintas Jalan TB. Simatupanng, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (9/7/2018) malam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menjelaskan sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penembakan terhadap Lay. Indra memastikan sampai kini belum ada dugaan yang menyasar jika Lay tewas ditembak.

"Pukul 11.00 WIB kemarin baru diotopsi dan diambil benda logamnya. Masih dianalisa, apakah itu peluru atau bukan," kata Indra saat dihubungi, Rabu (11/7/2018).

Selain itu Indra pun belum memastikan jika dia tertembak peluru nyasar. Tim Puslabfor Polri tengah menyelidiki benda logam yang bersarang di kepala Lay.

"Masih terlalu dini menyebutkan itu peluru," kata Indra.

Sebelumnya, peluru nyasar itu mengenai kepala bagian kiri Lay. Peristiwa itu terjadi setelah korban menjemput rekannya di Jalan Baru, Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Ketika itu, Marthen yang mengendarai mobil Fuso berplat nomor B 9849 U meminta rekannya untuk bergantian membawa mobil yang mengangkut jok bangku bioskop.

Saat sedang melintas di Jalan Tol JORR ke arah Pasar Rebo, rekan korban mendengar suara ledakan kecil yang mengarah ke kursi penumpang yang diduduki Marthen. Tak beberapa lama, saksi pun melihat korban langsung tergeletak dengan mengeluarkan darah di kepala bagian kiri.

Karena tak sadarkan diri, Marthen kemudian dilarikan temannya ke Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Namun, saat dilakukan tindakan medis di rumah sakit, nyawa korban tak tertolong.

"Korban tadi malam meninggal pukul 02.00 WIB," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (10/7/2018).

Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus peluru nyasar yang menyebabkan sopir truk Fuso meninggal dunia.

Argo Yuwono mengatakan, polisi masih mengidentifikasi jenis senjata api melalui proyektil peluru yang menancap di bagian kepala kiri korban.

Sejauh ini, polisi belum bisa menyimpulkan soal ciri-ciri pelaku yang melepaskan peluru hingga mengenai korban. Sebab, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap siapa pelaku di balik kasus penembakan misterius tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berita Hari Ini Terpopuler : Sopir Truk Ditembak Mati di Cilandak

Berita Hari Ini Terpopuler : Sopir Truk Ditembak Mati di Cilandak

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 15:55 WIB

Ditembak Mati di Cilandak, Mayat Sopir Truk  Marthen Diautopsi

Ditembak Mati di Cilandak, Mayat Sopir Truk Marthen Diautopsi

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 13:56 WIB

Polisi Identifikasi Jenis Senpi yang Tewaskan Sopir di Cilandak

Polisi Identifikasi Jenis Senpi yang Tewaskan Sopir di Cilandak

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 11:58 WIB

Detik - detik Kepala Sopir Truk Marthen Lay Ditembak di Cilandak

Detik - detik Kepala Sopir Truk Marthen Lay Ditembak di Cilandak

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 11:52 WIB

DORR! Sopir Truk Tewas Tertembak di Cilandak, Peluru Kena Kepala

DORR! Sopir Truk Tewas Tertembak di Cilandak, Peluru Kena Kepala

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 11:02 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB