Polisi Pastikan Benda di Kepala Marthen Proyektil Peluru

Bangun Santoso, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 11 Juli 2018 | 15:33 WIB
Polisi Pastikan Benda di Kepala Marthen Proyektil Peluru
Ilustrasi penembakan. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memastikan penyebab tewasnya sopir truk fuso bernama Marthen Lay Raga Melolo karena mengalami luka tembak.

Berdasarkan hasil autopsi, benda logam yang bersarang di kepala korban adalah proyektil peluru.

"Itu suatu proyektil (peluru)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya, proyektil peluru itu kini sedang diuji balistik di Puslabfor Polri guna mengetahui jenis senjata api dari peluru yang diduga menyasar ke kepala korban.

"Nanti kita periksakan ke Labfor," kata dia.

Namun demikian, Argo juga belum bisa memastikan ukuran proyektil peluru dalam kasus tewasnya Marthen. Dia hanya menyampaikan, hasil pemeriksaan Puslabfor Polri nantinya yang akan menentukan jenis senjata dan ukuran peluru tersebut dalam kasus dugaan penembakan misterius tersebut

"Yang tahu Labfor, seperti saya sampaikan tadi," tandasnya.

Marthen meninggal dunia usai terkena dugaan peluru nyasar di Jalan TB. Simatupang, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018) malam.

Peristiwa itu terjadi setelah korban menjemput rekannya di Jalan Baru, Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Ketika itu, Marthen yang mengendarai mobil fuso dengan nomor polisi B 9849 U meminta rekannya untuk bergantian membawa mobil yang mengangkut jok bangku bioskop.

baca juga

Saat mobil truk sedang melintas di depan proyek pembangunan apartemen Izzara, Cilandak Timur, rekan korban mendengar suara ledakan kecil yang mengarah ke kursi penumpang yang diduduki Marthen. Tak beberapa lama, rekannya pun melihat korban langsung tergeletak dengan mengeluarkan darah di kepala bagian kiri.

Karena tak sadarkan diri, Marthen kemudian dilarikan temannya ke RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. Namun, saat dilakukan tindakan medis, nyawa korban tak tertolong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sopir Truk Tertembak, Keluarga Izinkan Mayat Marthen Diautopsi

Sopir Truk Tertembak, Keluarga Izinkan Mayat Marthen Diautopsi

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 12:42 WIB

Sopir Truk Tewas Tertembak di Cilandak Belum Pasti karena Peluru

Sopir Truk Tewas Tertembak di Cilandak Belum Pasti karena Peluru

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 12:11 WIB

Polisi Telisik Logam dari Kepala Sopir Truk yang Tewas Tertembak

Polisi Telisik Logam dari Kepala Sopir Truk yang Tewas Tertembak

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 11:50 WIB

Berita Hari Ini Terpopuler : Sopir Truk Ditembak Mati di Cilandak

Berita Hari Ini Terpopuler : Sopir Truk Ditembak Mati di Cilandak

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 15:55 WIB

Ditembak Mati di Cilandak, Mayat Sopir Truk  Marthen Diautopsi

Ditembak Mati di Cilandak, Mayat Sopir Truk Marthen Diautopsi

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 13:56 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×