Korban Tewas Gempa Lombok Kebanyakan Akibat Tertimpa Bangunan

Ririn Indriani

Senin, 06 Agustus 2018 | 07:23 WIB
Korban Tewas Gempa Lombok Kebanyakan Akibat Tertimpa Bangunan
Pasien dievakuasi ke parkiran rumah sakit Kota Mataram pasca gempa Lombok berkekuatan 7 skala richter (SR) di Mataram, NTB, (5/8). (ANTARA)

Suara.com - Sebagian besar korban tewas akibat gempa Lombok, NTB, Minggu (5/8/2018) sebanyak 82 orang, karena tertimpa bangunan yang roboh, demikian keterangan tertulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan singkatnya, Senin (6/8/2018) dini hari.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa daerah terparah akibat gempa Lombok adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.

Selain itu ada ratusan korban luka-luka dan kebanyakan dirawat di luar Puskesmas dan luar rumah sakit, karena kondisi bangunan yang rusak dan kekhawatiran akan gempa susulan.

Sutopo juga mengatakab bahwa ribuan rumah juga mengalami kerusakan dan warga banyak yang mengungsi ke tempat yang aman akibat gempa berkekuatan 7 SR tersebut.

"Diperkirakan korban terus bertambah dan jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan," imbuhnya.

Selain itu gempa susulan terus berlangsung. Hingga Minggu (5/8/2018) pukul 22.00 WIB, menurut Sutopo, terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR adalah gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Artinya, menurut Sutopo, kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.

Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi KESDM menyebut pusat gempa bumi berada di laut.

"Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur tersier hingga kuarter, sedimen dan metamorf tersier sampai pra tersier dan sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan," terangnya merinci.

baca juga

Pada endapan yang terlapukkan, sambung Sutopo, diperkirakan guncangan gempa bumi akan lebih kuat, karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap guncangan gempa bumi.

"Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran," jelasnya.

Kepala BNPB Willem Rampangilei bersama jajaran BNPB telah tiba di Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Tambahan bantuan logistik dan peralatan segera dikirimkan, sedangkan dua helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan.

BNPB terus mendampingi pemeritah, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak dan bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat.

TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan, khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi.

"Fokus utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar," jelas Willem.

Kebutuhan mendesak saat ini, kata dia, tenaga medis, air bersih, permakanan, selimut, tikar, tenda, makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram diliburkan hari ini, Senin (6/8/2018) karena dikhawatirkan bangunan sekolah membahayakan siswa akibat gempa Lombok.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kewalahan Tangani Korban Gempa, Pasien Dirawat di Tempat Parkir

Kewalahan Tangani Korban Gempa, Pasien Dirawat di Tempat Parkir

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 04:42 WIB

Korban Gempa Lombok Bertambah Jadi 82 Orang

Korban Gempa Lombok Bertambah Jadi 82 Orang

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 04:31 WIB

Gempa Lombok Terasa di Bali, Maia Estianty Panik Pegangan Tangan

Gempa Lombok Terasa di Bali, Maia Estianty Panik Pegangan Tangan

Entertainment | Senin, 06 Agustus 2018 | 05:32 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×