Dituduh Mencopet, 5 Jam Pemuda Difabel Dianiaya Panitia Pameran

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 21 Agustus 2018 | 21:45 WIB
Dituduh Mencopet, 5 Jam Pemuda Difabel Dianiaya Panitia Pameran
Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)

Suara.com - Ali Rahmat Firmansyah alias Iyan, pemuda difabel berusia 20 tahun, dianiaya selama hampir lima jam di  pos keamanan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, karena dituduh mencopet.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/8) malam pekan lalu. Kekinian, 9 orang telah ditetapkan polisi sebagai tersangja penganiayaan.

Korban dianiaya empat petugas keamanan dan lima panitia acara pameran flora dan fauna karena dituduh mencuri uang.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Ari Ardian mengatakan, setelah puas menganiaya, para tersangka menyerahkan Iyan kepada petugas Dinas Sosial Jakarta Pusat pada Sabtu (18/8/) pagi.

"Kurang lebih dari jam 22.00 WIB sampai jam 03.00 WIB,  lalu sampai jam 10.00 WIB  diberikan ke dinas sosial," kata Ari di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018).

Sambil dinterogasi layaknya aparat berwajib, para tersangka menganiaya Iyan secara brutal. Pemuda berkebutuhan khusus itu dipukul, diinjak bahkan tubuhnya disundut menggunakan puntung rokok.

Dalam kondisi tangan diborgol, Iyan juga mendapatkan ancaman dari salah satu tersangka yang menggunakan senjata airsoft gun.

"Di sana dilakukan interogasi seraya dilakukan tindakan kekerasan . Korban dipukuli, ditendang dan diikat. Bahkan disundut beberapa bagian badan perut dan tangan menggunakan puntung rokok," kata Ari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Ari, penganiayaan secara keji itu dilakukan saat acara pameran sudah selesai dilaksanakan. "Iya (dianiaya) saat dini hari kan," kata dia.

baca juga

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan sembilan tersangka. Mereka adalah AS alias PA, HS, RFS, SN, S alias Y, BMB, ADN, DR dan seorang perempuan berinisial MR alias R.

Kasus penganiayaan terhadap pemuda difabel itu terungkap setelah Iyan dikabarkan hilang sejak meninggalkan rumah pada Jumat (17/8).

Iyan baru ditemukan pada Sabtu (18/8) saat dibawa petugas ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat.

Akibat aksi penganiayan itu, Iyan mengalami luka-luka di sekujur tubuh yakni lebam di bagian wajah, mata, punggung, perut dan kaki. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabur, Polisi Buru 2 Panitia Pameran Penganiaya Pemuda Difabel

Kabur, Polisi Buru 2 Panitia Pameran Penganiaya Pemuda Difabel

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:57 WIB

Bertambah, Tersangka Penganiayaan Difabel Jadi Sembilan Orang

Bertambah, Tersangka Penganiayaan Difabel Jadi Sembilan Orang

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:56 WIB

Terungkap Aksi Penganiayaan Keji ke Difabel, Ini Peran Tersangka

Terungkap Aksi Penganiayaan Keji ke Difabel, Ini Peran Tersangka

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:01 WIB

Teka-teki Penganiaya Pemuda Keterbelakangan Mental Terungkap

Teka-teki Penganiaya Pemuda Keterbelakangan Mental Terungkap

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 12:01 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×