Latah, Ramai-ramai Komentari #2019GantiPresiden Neno Warisman

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 27 Agustus 2018 | 08:28 WIB
Latah, Ramai-ramai Komentari #2019GantiPresiden Neno Warisman
Neno Warisman bersama ibu-ibu pengajian di Masjid Balai Kota Depok, Rabu (15/8/2018). (Suara.com/Supriyadi)

Suara.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid turut berkomentar terkait pelarangan digelarnya gerakan deklarasi #2019GantiPresiden oleh aparat kepolisian di Pekanbaru, Riau.

Hidayat pun langsung membandingkan adanya perbedaan atas sikap aparat kepolisian terhadap pendukung pasangan bakal Capres dan Cawapres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Hidayat sempat melontarkan pertanyaan kepada aparat keamanan yang dirasanya tidak berlaku adil terhadap dua deklarasi, yakni #2019GantiPresiden dan deklarasi pendukung bakal capres dan cawapres Jokowi - Ma'ruf Amin. Hal itu ia ungkapkan dalam akun Twitter pribadinya.

"Aparat pura-pura lupa? Atau sengaja abaikan hukum dan demokrasi?" kata Hidayat dalam Twitternya yang ditulis, Minggu (26/8/2018) pukul 03.48 WIB.

Menurutnya, perlakuan aparat kepada sekelompok massa yang mendeklarasikan #DukungJokowi sangat menunjukkan nilai ketimpangan. Ia melihat deklarasi tersebut malah terkesan dilindungi.

Hal tersebut menurutnya sangatlah tidak adil karena melihat gerakan deklarasi #2019GantiPresiden di beberapa daerah yang selalu ditolak oleh aparat kepolisian. Kata Hidayat, pemandangan seperti itu tidak mencerminkan Pancasila sila ke-2 dan ke-5.

"Sila ke-2 dan ke-5 Pancasila, sangat jelas sebut tentang adil dan keadilan. Tetapi perilaku aparat polisi dan intelejen sikapi deklarasi #2019GantiPresiden dengan dipersekusi, atau #Dukung Jokowi, yang dilindungi, jelas tak adil dan tak berkeadilan," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.

Untuk diketahui, gerakan deklarasi #2019GantiPresiden kembali mengalami penolakan. Kali ini terjadi di Pekanbaru, Riau. Aktivis gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman, terjebak di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu (25/8/2018) selama tujuh jam karena dihadang oleh massa yang menolak adanya deklarasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neno Warisman Dicekal, Fahri Hamzah : Saya Anggap Musuh Tuhan

Neno Warisman Dicekal, Fahri Hamzah : Saya Anggap Musuh Tuhan

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 07:50 WIB

Penjelasan BIN Terkait Insiden Penolakan Neno Warisman di Riau

Penjelasan BIN Terkait Insiden Penolakan Neno Warisman di Riau

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 00:23 WIB

Buntut Ahmad Dhani Sebut Idiot, Massa Gedor Kaca Hotel

Buntut Ahmad Dhani Sebut Idiot, Massa Gedor Kaca Hotel

Entertainment | Minggu, 26 Agustus 2018 | 16:17 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×