Perempuan Asal Tiongkok Tewas Berlumur Darah di Hotel Timeout

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Senin, 27 Agustus 2018 | 16:45 WIB
Perempuan Asal Tiongkok Tewas Berlumur Darah di Hotel Timeout
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan yang ditemukan tewas berlumuran darah di kamar Hotel Timeout, Jalan Biak, Cideng, Jakarta Pusat, ternyata merupakan warga negara Tiongkok. Korban yang diduga dibunuh pelaku misterius itu bernama Li Hui.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, jasad Li Hui kali pertama ditemukan oleh pegawai bernama Heri Iriawan (28) pada Minggu (26/8) dini hari. Berdasarkan keterangan saksi, WNA itu sudah menginap di hotel sejak Kamis (23/8) pekan lalu.

Menurut Argo, korban ditemukan saat Heri hendak merapikan kamar hotel yang disewa korban. Namun, Heri mulai curiga karena pintu kamar Li Hui tak bisa dibuka.

"Pintu tidak dapat dibuka. Kemudian dibuka menggunakan kunci serep," kata Argo, Senin (27/8/2018).

Heri kaget ketika melihat jasad Li Hui sudah bersimbah darah dengan posisi tergeletak di atas kasur. Saat ditemukan, banyak luka tusukan senjata tajam di tubuh WN Tiongkok itu.

"Korban meninggal diduga akibat pembunuhan," kata dia.

Jasad Li Hui langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat setelah pengelola hotel menghubungi pihak kepolisian.

Dalam kasus pembunuhan ini, polisi masih menyelidiki untuk mengungkap pelaku yang telah membunuh Li Hui secara brutal.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung menyampaikan, polisi telah meminta keterangan sejumlah pegawai hotel yang dianggap mengetahui penemuan mayat wanita nahas itu.

baca juga

"Kami periksa staf hotel. Jumlahnya tak bisa saya kasih tahu," kata Tahan saat  dikonfirmasi.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi juga sudah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di hotel tersebut.

Dugaan sementara, pelaku yang membunuh wanita tanpa identitas itu adalah orang dekat. Namun, Tahan belum bisa mengungkap jumlah pelaku yang membunuh korban.

"Jumlah pelaku belum bisa dipastikan. Secepatnya akan kami ungkap (pelakunya)," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Richard Muljadi Dapat Kokain dari Artis? Ini Pengakuan Pengacara

Richard Muljadi Dapat Kokain dari Artis? Ini Pengakuan Pengacara

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 14:18 WIB

Hobi Richard Muljadi Tersalurkan di Dalam Polda Metro Jaya

Hobi Richard Muljadi Tersalurkan di Dalam Polda Metro Jaya

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 12:12 WIB

Begini Kondisi Richard Muljadi Cucu Konglomerat dalam Sel Tahanan

Begini Kondisi Richard Muljadi Cucu Konglomerat dalam Sel Tahanan

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 20:09 WIB

Ada Keanehan saat Richard Muljadi Ditangkap? Ini Kata Pengacara

Ada Keanehan saat Richard Muljadi Ditangkap? Ini Kata Pengacara

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 19:35 WIB

Polisi Buktikan Richard Muljadi Pecandu Berat Kokain

Polisi Buktikan Richard Muljadi Pecandu Berat Kokain

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB