Kapal Hantu Sam Ratulangi Mendadak Muncul Setelah 9 Tahun Hilang

Reza Gunadha

Sabtu, 01 September 2018 | 20:26 WIB
Kapal Hantu Sam Ratulangi Mendadak Muncul Setelah 9 Tahun Hilang
Kapal kontainer misterius yang dibuat di Indonesia dan berlayar di samudera tanpa satu pun awak di dalamnya, ditemukan kandas di lepas pantai kota Thongwa, Yangon, Myanmar. [Myanmar Times]

Suara.com - Kemunculan tiba-tiba sebuah kapal ‘hantu’ di lepas pantai Myanmar selatan mengejutkan nelayan setempat, karena mereka tak menemukan satu pun muatan maupun awak manusia di kapal bernama Sam Ratulangi PB 1600 tersebut.

Kapal kontainer misterius yang dibuat di Indonesia dan berlayar di samudera tanpa satu pun awak di dalamnya, ditemukan kandas di lepas pantai kota Thongwa, Yangon, Myanmar.

Kapal  Sam Ratulangi PB 1600 tersebut kali pertama ditemukan masih berlayar di sekitar tujuh mil dari desa Thama Seitta, Kamis (30/8) pekan ini.

Rusia Today, Sabtu (1/9/2018), memberitakan kapal tersebut hampir satu dekade hilang di laut. Saat ditemukan, kapal itu kandas di atas gundukan pasir lepas pantai desa Thma Seitta.

Nelayan yang kali pertama menemukan kapal itu melapor ke polisi, penjaga pantai, dan angkatan laut. Selanjutnya, mereka memberanikan diri naik ke kapal tersebut untuk melakukan pemeriksaan.

“Tidak ada awak atau kargo yang ditemukan di kapal. Cukup membingungkan bagaimana kapal besar itu muncul di perairan kami,” kata Ne Win Yangon, anggota parlemen lokal untuk kota Thongwa.

Berdasarkan investigasi tim gabungan, kapal tersebut memunyai panjang 177,35 meter, lebar 27,91 meter, dan berat 26.510 ton.

Kapal tersebut dilaporkan telah berlayar memakai bendera Indonesia dan terakhir terlihat di Taiwan tahun 2009.

Ketika angkatan laut Myanmar memeriksa kapal pada Jumat (30/8), kapal itu telah terbelah menjadi dua karena terdampar di gundukan pasir selama beberapa hari.

baca juga

“Menurut saya, kapal itu baru saja ditinggalkan. Pasti ada alasannya (mengapa itu diabaikan), ”kata Aung Kyaw Linn, Sekretaris Jenderal Federasi Independen Pelaut Myanmar.

Sementara, media massa Myanmar yang dikelola pemerintah mengatakan, kapal itu sedang ditarik ke negara tetangga, Bangladesh.

Kapal-kapal tua dan tidak layak sering diderek ke Provinsi Chittagong di selatan Bangladesh, yang menjadi tempat industri pelayaran yang berkembang tapi kontroversial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Hantu Sam Ratulangi Ngambang di Myanmar, 2009 Ada di Taiwan

Kapal Hantu Sam Ratulangi Ngambang di Myanmar, 2009 Ada di Taiwan

News | Sabtu, 01 September 2018 | 16:35 WIB

Kapal Hantu Sam Ratulangi Tanpa Awak Muncul di Laut Myanmar

Kapal Hantu Sam Ratulangi Tanpa Awak Muncul di Laut Myanmar

News | Sabtu, 01 September 2018 | 14:08 WIB

Facebook Tutup Akun Panglima Militer Myanmar untuk Cegah Hoax

Facebook Tutup Akun Panglima Militer Myanmar untuk Cegah Hoax

Tekno | Senin, 27 Agustus 2018 | 20:33 WIB

Aksi Tolak Delegasi Myanmar di Asian Games Ditunda karena Ini...

Aksi Tolak Delegasi Myanmar di Asian Games Ditunda karena Ini...

News | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:07 WIB

Terkini

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Side Job: Pilihan atau Kewajiban untuk Bertahan Hidup?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:15 WIB

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:13 WIB

Viva Acne Lotion Dipakai Kapan? Intip Aturan Pakai, Kandungan, dan Review

Viva Acne Lotion Dipakai Kapan? Intip Aturan Pakai, Kandungan, dan Review

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:13 WIB

Apakah Air Beras dan Masker Lidah Buaya Ampuh Memudarkan Flek Hitam Menahun?

Apakah Air Beras dan Masker Lidah Buaya Ampuh Memudarkan Flek Hitam Menahun?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:12 WIB

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:10 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 09:53 WIB

×