Korban Tewas Akibat Gempa Hokkaido Diperkirakan Bertambah

Syaiful Rachman

Kamis, 06 September 2018 | 22:51 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa Hokkaido Diperkirakan Bertambah
Longsor akibat gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018). Hingga malam hari petugas masih melakukan pencarian korban [AFP]

Suara.com - Korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Hokkaido, Kamis (6/9/2018), diperkirakan bertambah. Saat ini sebanyak sembilan orang dikabarkan meninggal dunia, dan 30 lainnya dinyatakan hilang.

Sementara itu jumlah korban luka akibat gempa meningkat drastis. Dari angka 160 orang, kini sebanyak 300 dinyatakan tengah mendapat perawatan.

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter mengguncang Hokkaido sekitar pukul 03:00 pagi waktu setempat, saat sebagian besar orang tengah terlelap. Menurut Pejabat badan meteorologi Jepang Toshiyuki Matsumori, pusat gempa terdeteksi dari sekitar kota Atsuma.

"Berdasarkan data seismic, kami menganalisa getaran di sejumlah titik hari ini. Di kota Atsuma, yang dekat dengan pusat gempat mengalami kerusakan terparah. Tercatat, di Atsuma guncangan gempa terukur hingga 7 skala richter," ungkap Matsumori dilansir dari NHK.

Longsor akibat gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]
Longsor akibat gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]

Atsuma, kota dengan dampak terparah

Dekat dengan pusat gempa, Atsuma mengalami kerusakan paling parah. Longsor terjadi di banyak titik dan mengubur puluhan rumah.

Jalan-jalan menuju lokasi pun hancur dan tidak mungkin dilalui kendaraan. Jaringan listrik dan jaringan komunikasi pun mati total.

Hingga saat ini petugas masih melakukan pencarian para korban di bawah longsor dan reruntuhan. Sejauh ini, belum ada korban selamat yang ditemukan dari bawah timbunan tanah.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memerintahkan dikerahkannya tentara ke wilayah bencana, khususnya Atsuma. Saat ini tercatat sebanyak 4000 tentara berada di wilayah Atsuma. Jumlah tersebut bisa ditingkatkan hingga 25 ribu.

baca juga
Longsor akibat gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]
Longsor akibat gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]

Selain personel, helikopter juga dikerahkan. Sepanjang hari Kamis (6/9/2018), helikopter mengevakuasi puluhan warga ke tempat-tempat penampungan yang sudah disiapkan.

Transportasi publik di wilayah bencana lumpuh total menyusul guncangan gempa 6,7 skala richter. Jalan-jalan utama hancur dan tidak mungkin untuk dilalui.

Semua penerbangan di bandara New-Chitose dibatalkan. Para calon penumpang, termasuk warga negara asing, pun diarahkan untuk menempati sejumlah penampungan yang sudah disediakan di kota Chitose, yang juga mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa.

Gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]
Gempa bumi menghancurkan rumah-rumah penduduk di Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]

Saat ini tercatat ribuan bangunan mengalami kerusakan. Hampir tiga juta bangunan yang berada di wilayah bencana pun saat ini belum bisa dialiri listrik.

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah, namun hasilnya belum memuaskan. Menurut Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Hiroshige Seko pemulihan listrik di wilayah bencana itu membutuhkan waktu cukup lama.

"Lebih dari satu minggu untuk bisa mengembalikan aliran listrik ke wilayah Hokkaido," ujar Seko seperti dilansir NHK.

Sejumlah penduduk mulai mengungsi ke sejumlah lokasi yang ditetapkan pemerintah Jepang menyusul gempa bumi yang mengguncang Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]
Sejumlah penduduk mulai mengungsi ke sejumlah lokasi yang ditetapkan pemerintah Jepang menyusul gempa bumi yang mengguncang Hokkaido, Kamis (6/9/2018) [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Update Kondisi Sumba Barat Usai Diguncang Gempa 6,1 M: 26 Bangunan Rusak, 1 Warga Jadi Korban

Update Kondisi Sumba Barat Usai Diguncang Gempa 6,1 M: 26 Bangunan Rusak, 1 Warga Jadi Korban

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Gempa M 6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Begini Kondisi Terkini di Lapangan

Gempa M 6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Begini Kondisi Terkini di Lapangan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:30 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bantuan Korban Bencana Gempa NTT Terus Bergulir

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:55 WIB

Terkini

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×