Detik-detik Bocah AW Tewas Tertimpa Beton Konblok di Kemayoran

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Selasa, 11 September 2018 | 12:17 WIB
Detik-detik Bocah AW Tewas Tertimpa Beton Konblok di Kemayoran
Suasana lokasi kejadian bocah AW tewas tertimpa beton konblok yang jatuh dari atas rumah susun di Kemayoran. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Bocah 8 tahun berinisial AW tewas mengenaskan usai tertimpa batu beton konblok yang jatuh dari atas Rumah Susun Tahap III, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/9/2018). Suasana di sekitar lokasi terbilang cukup ramai oleh aktivitas warga.

Hal itu terlihat saat Suara.com mendatangi lokasi kejadian di Jalan Dakota V RT 6 RW 9, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain itu, tak terlihat adanya garis polisi di lokasi kejadian saat bocah AW tertimpa beton konblok tersebut.

Darta (39) seorang warga sekitar yang juga menjadi saksi peristiwa nahas yang menimpa AW mencoba menceritakan detik-detik bocah malang itu tewas. Menurut Darta, saat itu sekitar pukul 13.00 WIB, AW bersama dua temannya hendak membeli jajanan cilok.

Darta menyebut dirinya hanya berjarak sekitar 20 meter dari posisi AW yang hendak jajan. Tiba-tiba, sebuah batu beton melayang jatuh dari lantai atas rumah susun. Namun tak diketahui dari lantai berapa batu konblok itu jatuh. Sepengetahuan Darta, rumah susun itu setinggi 17 lantai.

"Itu (batu konblok) sempat nyangkut di kabel tiang listrik konblok. Tapi langsung menimpa korban. Korban juga langsung tergeletak," kata Darta kepada Suara.com, dilokasi kejadian, Selasa (11/9/2018).

Menurut Darta, di lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat anak-anak bermain. Selain itu banyak pula penjual jajanan.

Melihat AW tergeletak, Darta beserta warga lain serta tukang cilok langsung memindahkan korban ke sisi jalan.

"Itu kepalanya keluar darah. Kami panik," ucap Darta.

Selanjutnya, Indra (34) warga lainnya yang melihat kejadian tersebut turut membantu korban. AW tergeletak lemas, nafasnya pun terbata-bata.

baca juga

"Saya lihat badannya sudah kejang-kejang, nafasnya juga sudah setengah-tengah," kata Indra.

Di saat bersamaan, Indra bersama warga lain langsung mengabari orang tua AW yang juga warga Jalan Dakota V. Kemudian, yang pertama datang ke lokasi adalah ibu kandung AW bernama Mujiati.

"Ibunya yang pertama datang ke lokasi. Kaget mas keluarin air mata ibunya, juga teriak manggil bapaknya korban," tutur Indra.

Saat itu, Ayah kandung AW, Rusiman sedang menyiapkan barang jualannya. Rusiman sehari-hari berjualan kopi keliling menggunakan sepeda.

"Bapaknya lari-lari ke lokasi, lihat anaknya. Kemudian dibawa ke rumah sakit yang nggak jauh dari lokasi," ujar Indra.

Saat itu, AW dilarikan ke rumah sakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi. Sayang, nyawa AW tak tertolong. Bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia usai dibawa ke rumah sakit.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Belum juga diketahui secara pasti siapa pelaku yang melempar beton konblok dari atas rumah susun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Tewas Tertimpa Konblok, Polisi Telisik Faktor Kesengajaan

Bocah Tewas Tertimpa Konblok, Polisi Telisik Faktor Kesengajaan

News | Senin, 10 September 2018 | 18:09 WIB

Lampu Indekos Dimatikan, Duo Garong Sekap dan Aniaya Salma

Lampu Indekos Dimatikan, Duo Garong Sekap dan Aniaya Salma

News | Senin, 10 September 2018 | 16:54 WIB

Seorang Bocah Lelaki Tewas Tertimpa Conblock di Rusun Kemayoran

Seorang Bocah Lelaki Tewas Tertimpa Conblock di Rusun Kemayoran

News | Senin, 10 September 2018 | 08:28 WIB

Kamis Pekan Ini Wisma Atlet Dipastikan Kosong

Kamis Pekan Ini Wisma Atlet Dipastikan Kosong

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:18 WIB

Soal Pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran, Begini Kata Anies

Soal Pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran, Begini Kata Anies

News | Selasa, 04 September 2018 | 12:57 WIB

Terkini

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:15 WIB

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:05 WIB

5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton

5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:20 WIB

×