Media Asing Angkat Topi untuk Tindakan Anthonius Gunawan Agung

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Minggu, 30 September 2018 | 13:23 WIB
Media Asing Angkat Topi untuk Tindakan Anthonius Gunawan Agung
Anthonius Gunawan Agung, Air Traffic Controller (ATC) AirNav Indonesia Cabang Palu [Foto: Dok. Humas AirNav Indonesia].

Suara.com - Paling tidak, tiga media kenamaan dari Britania Raya dan Australia memaparkan detik-detik air traffic controller Anthonius Gunawan Agung mempertaruhkan nyawa agar pesawat Batik Air nomor penerbangan 6321 bisa mengudara di tengah gempa Palu yang berlanjut dengan tsunami.

Media kenamaan Inggris Daily Mail, dan Sunday Express, serta ABC Net Australia memaparkan kurang lebih senada, "Air traffic controller (ATC) mempertaruhkan nyawa sehingga pesawat bisa terbang dalam kondisi gempa. Ia menolak untuk meninggalkan tempatnya bertugas di menara pengawas, untuk memastikan bahwa pesawat bisa lepas landas sebelum terjadi gempuran air dari kejadian tsunami".

Masih berusia 21 tahun, Anthonius Gunawan Agung, adalah satu-satunya personel yang tetap bertahan di Air Traffic Tower di bandar udara Mutiara Sis Al Jufri Airport di Palu, saat gempa berkekuatan 7,5 SR (skala Richter) melanda di kota pesisir itu pada Jumat (28/9/2018).

Yohannes Sirait, juru bicara Air Navigation Indonesia menyatakan bahwa putusan Anthonius Gunawan Agung memang merenggut nyawanya, namun menyelamatkan ratusan jiwa lainnya.

"Ia memandu penerbangan itu, dan bila ia meninggalkan tugasnya sebelum pesawat airborne atau mengudara, mungkin saja para penumpang dalam kondisi bahaya," tukas Yohannes Sirait.

Prajurit TNI bersiap masuk kedalam pesawat untuk melakukan tugas misi kemanusian gempa Palu, Sulawesi Tengah di Base Ops Pangkalan Udara Militer Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (29/9). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Prajurit TNI bersiap masuk kedalam pesawat untuk melakukan tugas misi kemanusian gempa Palu, Sulawesi Tengah di Base Ops Pangkalan Udara Militer Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (29/9). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Setelah memastikan pesawat mengudara dengan sempurna, barulah Anthonius Gunawan Agung memutuskan untuk terjun dari lantai empat di menara pengawas. Ia mengalami patah kaki dan luka dalam.  Sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Kami persiapkan helikopter dari Balikpapan, di Kalimantan untuk membawanya ke rumah sakit yang lebih besar di kota lain," lanjut Yohannes Sirait. "Sayangnya ia telah berpulang sebelum helikopter mencapai lokasi pada Sabtu pagi (29/9/2018)."

Sampai saat ini, menara pengawas di mana Anthonius Gunawan Agung bertugas terakhir Jumat lalu masih dalam kondisi rusak parah, terjadi rekahan sepanjang 250 m di runway, dan total runway yang bisa beroperasi adalah 2.000 m, hanya cukup untuk kebutuhan darurat, SAR, serta tujuan pertolongan dan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antonius Gunawan, Pahlawan Penerbangan saat Gempa Palu Bergetar

Antonius Gunawan, Pahlawan Penerbangan saat Gempa Palu Bergetar

News | Minggu, 30 September 2018 | 12:03 WIB

Berita Terkini Gempa Palu, Semua Menteri Turun Tangan, 3 Standby

Berita Terkini Gempa Palu, Semua Menteri Turun Tangan, 3 Standby

News | Minggu, 30 September 2018 | 11:38 WIB

Pemerintah Lakukan Tanggap Darurat Gempa Palu-Donggala

Pemerintah Lakukan Tanggap Darurat Gempa Palu-Donggala

News | Minggu, 30 September 2018 | 07:03 WIB

Update Terkini Gempa Palu: Jurnalis Kirim Berita Lewat SMS

Update Terkini Gempa Palu: Jurnalis Kirim Berita Lewat SMS

News | Minggu, 30 September 2018 | 06:31 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB