Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu

Bangun Santoso

Minggu, 08 Maret 2026 | 09:33 WIB
Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu
Warga berada di rumah saat banjir merendam perkampungan di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc]
baca 10 detik
  • Banjir parah melanda RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Minggu (8/3) pagi dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
  • Banjir tersebut dipicu curah hujan ekstrem sejak Sabtu malam serta dampak air kiriman dari luapan Kali Sunter.
  • BPBD mencatat sedikitnya 39 RT dan 13 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta ikut terendam banjir akibat hujan deras.

Suara.com - Kawasan permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali terendam banjir parah pada Minggu (8/3) pagi.

Ketinggian air di wilayah yang menjadi salah satu titik rawan banjir di Jakarta Timur ini dilaporkan mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa.

Kondisi itu dipicu oleh kombinasi curah hujan ekstrem yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu malam serta meluapnya debit air di Kali Sunter.

Situasi di lapangan menunjukkan bahwa genangan air mulai memasuki rumah warga sejak dini hari. Kecepatan kenaikan air membuat warga harus bergerak cepat menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai dua rumah atau tempat yang lebih tinggi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, akses jalan di dalam gang-gang sempit RW 04 kini hanya bisa dilalui menggunakan perahu karet atau dengan berjalan kaki menerjang arus yang cukup kuat.

Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo, memberikan rincian mengenai sebaran titik banjir di wilayahnya. Menurutnya, tingkat kedalaman air bervariasi di setiap rukun tetangga (RT), namun mayoritas berada di atas satu meter.

"Ketinggian air terdalam di RT 4 dan RT 2 sekitar 1,5 meter, kalau RT 3 ada yang satu meter dan 60 sentimeter (cm)," kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo di lokasi banjir, dilansir Antara, Minggu (8/3/2026).

Kenaikan permukaan air ini terpantau terjadi secara bertahap namun pasti sejak Sabtu malam. Intensitas hujan yang tidak kunjung reda di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya menjadi faktor utama yang memperburuk keadaan.

Subagyo menjelaskan bahwa angka 150 cm tersebut merupakan akumulasi peningkatan volume air yang terjadi dalam beberapa jam terakhir.

baca juga

Tinggi banjir 150 cm ini, katanya, hasil peningkatan dari sejak Sabtu (7/3) malam hingga pagi ini.

Lebih lanjut, Subagyo memaparkan bahwa banjir kali ini tidak hanya disebabkan oleh hujan lokal yang turun di Jakarta.

Adanya air kiriman dari wilayah hulu Kali Sunter turut memberikan kontribusi signifikan terhadap cepatnya kenaikan permukaan air di permukiman warga.

Kondisi geografis Cipinang Melayu yang berada di dataran rendah membuatnya sangat rentan terhadap luapan sungai.

"Untuk banjir kali ini karena curah hujan sejak Sabtu (7/3) pagi sampai sekarang masih hujan. Selain itu, ada kiriman air dari hulu Sunter, sehingga sekitar pukul 03.00 dini hari, air naik sangat cepat," jelas Subagyo.

Dampak dari banjir ini dirasakan secara luas oleh warga di RW 04. Tercatat ada enam RT yang terdampak langsung oleh genangan air ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:08 WIB

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi

Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi

Foto | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:47 WIB

Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

DPR | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:14 WIB

Hujan Deras Sejak Minggu, 26 Titik di Bali Terendam Banjir

Hujan Deras Sejak Minggu, 26 Titik di Bali Terendam Banjir

Foto | Selasa, 24 Februari 2026 | 18:32 WIB

6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter

6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:06 WIB

Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

Foto | Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:16 WIB

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

Kronologis WNI Dipenjara di Malaysia Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Kondisi Udara di Sumut Mengkhawatirkan karena Asap, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 14:13 WIB

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 14:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

Momen Presiden Prabowo Duduk Bareng Siswa saat Jajal LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:03 WIB

×