Pasca Gempa Palu, BMKG Bagi Zona Aman dan Tidak Aman

Pebriansyah Ariefana

Senin, 01 Oktober 2018 | 23:55 WIB
Pasca Gempa Palu, BMKG Bagi Zona Aman dan Tidak Aman
Petugas menurunkan jenazah korban gempa tsunami Palu untuk dimakamkan di Poboya, Mantikulore, Palu, Senin (1/10). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memetakan daerah rendaman tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. BMKG membagi wilayah tersebut dalam zona aman dan zona tidak aman.

"Pemetaan ini sangat berguna bagi pemerintah daerah sebagai dasar pertimbangan rencana pembangunan tata ruang di wilayah pesisir, termasuk rencana evakuasi jika terjadi tsunami di wilayah tersebut," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly dalam keterangan tertulis, Senin (1/10/2018).

BMKG telah menurunkan tim sesaat setelah gempa untuk melakukan berbagai survei, dari survei makroseismik, mikroseismik, mikrozonasi, sampai survei pasca-tsunami.

Sadly menjelaskan survei makroseismik mencakup pemantauan kerusakan di lapangan pascagempa bumi, Survei ini diperlukan untuk memvalidasi tingkat guncangan gempa di wilayah terdampak.

Sementara survei mikroseismik dilakukan dengan memasang sensor gempa di beberapa lokasi untuk memantau gempa bumi susulan pascagempa utama.

Hasil monitoring gempa susulan akan dijadikan pertimbangan oleh Pemerintah Daerah dalam memutuskan kapan akan memperbolehkan warga kembali lagi ke rumah mereka.

Adapun survei mikrozonasi merupakan peninjauan daerah rawan gempa bumi dalam luas tertentu. Hasil pemetaan mikrozonasi bisa menjadi pedoman pemanfaatan lahan yang aman untuk pembangunan serta hunian.

Survei pascatsunami dilakukan dengan meninjau jejak-jejak gelombang tsunami mulai dari pesisir hingga ke daratan. Sadly mengatakan survei ini sangat diperlukan untuk memvalidasi hasil modeling tsunami yang telah digunakan BMKG pada saat mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami.

Sadly juga meminta kepada seluruh masyarakat Palu dan sekitarnya tidak mempercayai begitu saja berita tentang gempa dan tsunami yang marak beredar lewat media sosial.

baca juga

"Hingga saat ini, belum ada cara atau pun teknologi untuk memprediksi secara tepat kapan dan berapa kekuatan gempa yang akan terjadi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa dan Tsunami Palu, Prabowo dan Sandiaga Uno Galang Dana

Gempa dan Tsunami Palu, Prabowo dan Sandiaga Uno Galang Dana

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 23:29 WIB

Desakan Status Bencana Nasional Gempa Palu, Luhut: Nggak Perlu

Desakan Status Bencana Nasional Gempa Palu, Luhut: Nggak Perlu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 22:22 WIB

Palu Diguncang Gempa dan Tsunami, BI Pastikan Pasokan Uang Aman

Palu Diguncang Gempa dan Tsunami, BI Pastikan Pasokan Uang Aman

Bisnis | Senin, 01 Oktober 2018 | 22:16 WIB

Warga Palu: 3 Hari Tak Makan, Jangan Sebut Kami Penjarah

Warga Palu: 3 Hari Tak Makan, Jangan Sebut Kami Penjarah

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 21:59 WIB

Sebelum Gempa Palu, Sandiaga Ngaku Punya Firasat Buruk

Sebelum Gempa Palu, Sandiaga Ngaku Punya Firasat Buruk

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 21:55 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×